NasDem Belum Anggap Anies Baswedan Ancaman Bagi Jokowi

Sekjen Partai NasDem, Johnny G Plate, tak menganggap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai ancaman bagi Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019

NasDem Belum Anggap Anies Baswedan Ancaman Bagi Jokowi
KOMPAS.COM
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo (tengah) berjabat tangan dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (kanan) di acara Silahturahmi Idul Fitri 1 Syawal 1439 H di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/6/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Johnny G Plate, tak menganggap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai ancaman bagi Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019. Sebab, lanjut Johnny, hingga kini Anies belum berstatus sebagai capres.

Ia menilai jika sudah dideklarasikan oleh partai atau gabungan partai politik yang memenuhi presidential threshold barulah Anies berstatus sebagai capres.

Hal itu disampaikan Johnny menanggapi dimunculkannya nama Anies sebagai capres oleh PKS.

Baca: Presiden Jokowi Minta Menhub Kumpulkan Seluruh Kepala Dishub, Ini Penyebabnya

"Kalau belum calon bagaimana bisa menjadi ancaman. Nah kita tunggu siapa yang jadi calon. Ancamannya datang dari mana. Ancamannya akan datang dari konsep-konsep yang yang hebat. Karena kita butuh sandingan konsep," kata Johnny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Ia mengatakan sebagai capres, Jokowi memiliki banyak konsep pembangunan yang matang dan berhasil diimplementasikan. Karena itu, ia mengharapkan capres penantang Jokowi di Pilpres 2019 memiliki konsep pembangunan yang sama hebatnya.

Ia menambahkan jika semua nama yang selama ini kerap didengungkan sebagai penantang Jokowi telah berstatus capres, barulah Nasdem dan partai koalisi akan menyiapkan langkah yang serius.

"Sejauh ini semua pesaing itu kuat. Kami anggap kuat, semua pesaing pilpres adalah tokoh-tokoh nasional yang kami anggap hebat dan karenanya kami anggap itu secara serius. Kami hadapi itu tentu dengan perhitungan dan analisa yang matang," lanjut dia. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved