Panwaslu Manggarai Pantau Khusus ASN Jadi Caleg, Ini Alasannya

Panwaslu Manggarai tak mau kecolongan jelang pendaftaran calon anggota Legislatif yang maju sebagai sebagai bakal calon anggota DPRD

Panwaslu Manggarai Pantau Khusus ASN Jadi Caleg, Ini Alasannya
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Koordinator Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Panwaslu Manggarai, Alfan Manah

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Panwaslu Manggarai tak mau kecolongan jelang pendaftaran calon anggota Legislatif yang maju sebagai sebagai bakal calon anggota DPRD kabupaten,provinsi dan DPR pusat.

Panwaslu Manggarai akan memantau khusus aparatur sipil negara (ASN) yang mau menjadi caleg.

Baca: Ini Kata Wakil Walikota Kupang Terkait Nusra Youth Day II di Kota Kupang

ASN yang menjadi caleg harus menunjukkan surat pengunduran diri dan surat keputusan pemberhentian dari Kementerian Aparatur Sipil Negara (Menpan) RI sebelum penetapan caleg pada tanggal 20 September 2018.

"Kami pantau khusus ASN yang mau jadi bakal calon DPRD dan DPR harus menunjukkan surat pengunduran diri dan pensiun dini dari Menpan RI.Surat tersebut harus ditunjukkan dan diurus sebelum penetapan daftar calon tetap (DCT) tanggal 20 September 2018," kata Alfan Manah, Koordinator Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Panwaslu Manggarai yang ditemui POS-KUPANG.COM di Ruteng, Selasa (3/7/2018) sore.

Alfan yang ditemui bersama Heri Harun, Koordinador Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga menegaskan,jika ASN tidak menunjukkan surat pengunduran diri dan pensiun diri maka Panwaslu Manggarai bisa merekomendasikan caleg tersebut digugurkan.

"Maka itu kami imbau para ASN tolong perhatikan dokumen tersebut.Kami pastikan banyak ASN yang maju menjadi caleg,"tegas Alfan. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help