Wakil Walikota Kupang Buka Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi Kota Kupang, Ini Pesannya

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bidang Bina Konstruksi, menggelar pelatihan tenaga terampil konstruksi

Wakil Walikota Kupang Buka Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi Kota Kupang, Ini Pesannya
POS-KUPANG.COM/MARIA A E TODA
Wakil Walikota Kupang saat membuka pelatihan tenaga terampil konstruksi Kota Kupang, Senin (2/7/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria AE Toda

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bidang Bina Konstruksi, Senin (2/7/2018) menggelar pelatihan tenaga terampil konstruksi guna melahirkan tenaga tukang yang profesional dan bersertifikat di Hotel Maya-Kupang.

Pelatihan yang berlangsung 2-6 Juli tersebut diikuti 30 peserta dan dibuka Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man.

Baca: Polisi Ringkus Pelaku Penikaman di Manumutin-Atambua

Dalam sambutannya Hermanus Man, mengatakan Pemerintah Kota Kupang tentu mempunyai maksud dari pelatihan tenaga terampil yang dilakukan ini.

Menurut Herman, setiap pembangunan infrastruktur membutuhkan tenaga ahli dan tenaga terampil.

"Kalau tenaga ahli ada ijasah karena mereka sekolah tapi tenaga terampil atau yang kita sebut tukang itu juga harus punya sertifikat yang menunjukkan dia benar-benar terampil," ujar Herman.

Dikatakannya, saat ini jika sebuah perusahaan hendak mengikuti sebuah tender maka perusahaan itu harus melampirkan juga sertifikat tenaga terampil.

"Jadi pelatihan ini punya tujuan selain para tukang punya ketrampilan, juga mereka punya nilai ekonomis atau nilai tawar terhadap perusahaan yang mau menggunakan tenaga mereka. Jadi kalau tenaga ahli punya ijasah, tukang juga punya sertifikat pengganti ijasah," ungkap Herman.

Dia menambahkan, kalau Pemerintah Kota Kupang tidak mengadakan pelatihan maka bisa saja setiap pembangunan infrastruktur yang dilakukan nanti tenaga tukangnya didatangkan dari luar NTT.

"Pelatihan ini dibuat supaya tukang-tukang yang ada bisa jadi tuan rumah di NTT atau di rumah sendiri," tutur Herman. (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved