Pilkada Serentak 2018

PDI-P Evaluasi Perolehan Suara Pilkada 2018. Bagaimana Hasilnya? Ini Pengakuan Utut Adianto

Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Utut Adianto menyatakan, perolehan suara PDI-P di sejumlah basis massa mengalami penurunan

PDI-P Evaluasi Perolehan Suara Pilkada 2018. Bagaimana Hasilnya? Ini Pengakuan Utut Adianto
KOMPAS.COM
Sejumlah pendukung calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Taj Yasin melakukan perayaan kemenangan dengan aksi jalan kaki di Jalan Dr Cipto, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (27/6/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Utut Adianto menyatakan, perolehan suara PDI-P di sejumlah basis massa mengalami penurunan pada Pilkada Serentak 2018.

Utut mengatakan, PDI-P kini mengevaluasi perolehan suara di daerah yang merupakan basis massa bagi partai berlambang banteng bermoncong putih itu.

Baca: Tarif Transportasi Udara Picu Inflasi NTT Bulan Juni 2018

Salah satunya di Jawa Tengah, di mana perolehan suara pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin yang diusung PDI-P hanya sebesar 58,34 persen.

Padahal, pada Pilpres 2014 Presiden Joko Widodo yang diusung PDI-P berhasil meraih kemenangan dengan perolehan suara 66 persen di Jawa Tengah.

"Tentu kami juga akan berhitung banyak di daerah yang tadinya kami sangat kuat sekarang tergerus, bahkan ada yang kalah. Ini yang kami akan menjadi perhatian. Ini khusus dari PDI-P," kata Utut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/7/2018).

Namun demikian, ia menilai pencapaian PDI-P pada Pilkada Serentak 2018 masih sesuai perencanaan, meski terjadi penurunan suara di beberapa basis massa.

Saat ditanya perolehan suara oposisi di Pilkada Jawa Barat dan Jawa Tengah, Utut menjawab hal itu belum sepenuhnya terkonfirmasi.

Ia mengatakan, hal itu harus didukung dengan data yang komprehensif sehingga dapat diakui perolehan suara oposisi secara faktual meningkat.

"Ya ini bagian nanti kami evaluasi bahwa pelonjakan angka yang menurut hemat kami fantastis, ini kan harus terkonfirmasi," ujar Utut.

"Jadi bukan hanya sekedar spekulasi, kata orang, tapi terkonfirmasi paling enggak dari tiga titik, lapangan, evidence, waktunya, dan terakhir juga pergerakan pertumbuhannya di mana saja. Itu kan nanti akan merefleksikan situasi," kata salah satu pecatur terbaik di Indonesia itu.

Pasca gelaran Pilkada serentak, PDI Perjuangan menyatakan mereka kini fokus ke Pemilihan Presiden. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved