Lestarikan Burung Endemik NTT, Polda Gelar Pameran dan Lomba Burung Berkicau

Polda NTT menyelenggarakan pameran dan lomba burung berkicau Kapolda Cup 2018.

Lestarikan Burung Endemik NTT, Polda Gelar Pameran dan Lomba Burung Berkicau
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kapolda NTT Irjen Pol Drs Raja Erizman menjabat tangan seorang peserta usai memberikan piagam dan piala pada pameran dan lomba burung berkicau Kapolda NTT Cup 2018 di Mapolda NTT pada Minggu (1/7/1/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Untuk menjaga dan melestarikan spesies burung yang ada di Indonesia khususnya jenis burung endemic yang hidup di wilayah NTT, Polda NTT menyelenggarakan pameran dan lomba burung berkicau Kapolda Cup 2018.

Pelaksanaan pameran dan lomba burung berkicau ini juga menjadi salah satu dari rangkaian kegiatan Polda NTT dalam rangka merayakan hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke-72 yang jatuh pada 1 Juli 2018.

Baca: Pemungutan Suara Ulang di Tiga Kecamatan Berjalan Aman dan Lancar

Kapolda NTT, Irjen Pol Drs. Raja Erizman dalam sambutannya sekaligus membuka pameran dan lomba di Lapangan Hitam Mapolda NTT pada Minggu (1/7/2018) pukul 10.30 Wita mengatakan, dalam rangka HUT Bhayangkara ke-72, Polda NTT mengadakan berbagai kegiatan yang sifatnya lebih memasyarakat untuk dapat lebih mendekatkan diri dan institusi kepolisian dengan masyarakat.

"Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-72 ini, kita adalakan kegiatan-kegiatan yang sifatnya lebih memasyarakat dan lebih mendekatkan diri ke masyarakat, salah satunya dengan pameran dan lomba burung berkicau yang kita laksanakan pada hari ini," ungkapnya.

Kapolda menekankan bahwa ada banyak manfaat yang diperoleh dengan kegiatan pameran dan lomba ini terutama dalam hal pelestarian burung sebagai asset fauna bangsa Indonesia.

"Kita dapat tarik faedahnya atau manfaatnya terutama kita dapat melestarikan burung yang merupakan asset Indonesia khususnya burung lokal yang terdapat di wilayah NTT (burung endemic NTT). Dengan lomba ini, banyak masyarakat yang melestarikan sehingga tidak punah ke depannya," jelas jenderal bintang dua ini.

Kegitan pameran dan lomba ini sendiri diikuti oleh sekitar 1.500 peserta yang berasal dari Kupang dan beberapa wilayah NTT. Peserta terdiri dari berbagai klub burung yang tersebar di Kota Kupang dan wilayah NTT, seperti Wings Bird Club, Anker Bird Club, Joko Tole Bird Club, Ranggalawe Bird Club serta beberapa klub burung lainnya. Selain klub, peserta juga terdiri dari single fighter atau peserta perorangan.

Panitia memperlombakan sebanyak 32 sesi di lima kelas yang dilangsungkan sejak pukul 10.30 Wita hingga selesai pada sore hari. Ada kelas Kapolda yang terdiri dari Murai Batu, Cucak Ijo, Kenari dan LB Dewasa.

Ada pula kelas Turangga dengan burung Anis Cendana, Murai Batu, LB Dewasa, Cucak Ijo, LB Paud dan Kenari. Selanjutnya juga dilombakan kelas Tribata, Ronggolawe dan BOB. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved