Jurnalisme Warga

Drivers for Change: Catatan Inspiratif Anak Muda Mollo dari Inggris (3)

Sejak bertemu sehari sebelumnya, saya membayangkan ada kesan bahwa perjalanan dalam Drivers for Change ini adalah

Drivers for Change: Catatan Inspiratif Anak Muda Mollo dari Inggris (3)
ISTIMEWA
Dicky Senda bersama teman-temannya 

Kota ini pertama kali dibangun tahun 1207 oleh King John dengan nama pertama `Liuerpul' dan memperoleh status kota pada tahun 1880. Setelah Perang Dunia kedua perekonomian mereka jatuh. Belum lagi ada masalah rasisme dan sentimen agama serius, yang membuat warga terpisah.

Sebagian sulit mendapat pekerjaan karena status ras dan agamanya. Mereka juga punya sejarah kelam sebagai kota yang menjual budak. Kemudian Liverpool kembali mengudara ketika The Beatles muncul dan seni budaya mendapat tempat yang lebih luas. Seni budaya yang akhirnya mulai menggerus batasan ras dan sentimen agama.

"Dulu, orang yang punya uang akan pergi meninggalkan Liverpool, hidup di London dan kota lainnya," ujar perempuan berusia 64 tahun ini.

Jude Kelly adalah pengarah teater sekaligus pernah menjadi art director di Southbank Centre sebuah pusat seni terbesar di Inggris selama 12 tahun. Banyak sekali festival seni di Inggris Raya bahkan dunia yang pernah ditangani oleh Kelly.

Sejak tahun 2010 ia lebih berkonsentrasi pada Women of the World (WOW) sebuah festival seni berjejaring di 23 negara di enam benua. "Jude adalah seorang pemimpin seni yang sangat dikagumi, dikenal karena pemikirannya yang besar dan ambisius," tulis the Guardian.

Tapi dua hari ini saya juga melihat Kelly yang kalem, keibuan dan sangat mendukung orang muda. Setiap kata yang keluar dari mulutnya adalah pesan-pesan berbau spiritualis, yang mendorong siapa saja untuk melihat ke dalam diri dan ke lingkungan sekitar. Ia tipikal orang yang punya kekuatan juga charisma untuk mengajak banyak orang maju bersama untuk sebuah perubahan.

Inggris Dicky2
Inggris Dicky2 (FOTO DICKY SENDA)

"Ide perubahan yang kita lakukan mungkin akan mengalami penolakan dari lingkungan sekitar. Tapi penting untuk memulai perubahan itu dari bagaimana kita sebagai aktivis tahu betul sejarah tempat kita tinggal, tempat kita hendak melakukan perubahan," jelas perempuan yang lahir dan besar di Liverpool.

Perubahan sejarah budaya yang terjadi, kecintaanya dan pengetahuannya yang besar pada kota kelahirannya bukan saja mendorong Jude melakukan banyak hal besar di kotanya, ia juga tahu dari mana ia harus memulainya.

"Tapi ingat, ada ribuan potensi di dalam diri kita tapi kadang kita takut untuk memulai, sehingga banyak kesempatan nyata yang datang kemudian pergi begitu saja. Dan satu lagi, jangan sekali merendahkan kemampuan orang lain," ujarnya.

Jude berkali-kali menarik benang merah antara sejarah dan sosial budaya yang terjadi direfleksikan dengan perubahan dalam diri dan usaha untuk memulai perubahan bersama orang lain ke arah lebih baik.

Halaman
1234
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved