Dikejar Orang Sakit Jiwa, Anak Usia 8 Tahun di Belu Terjatuh dari Pohon. Begini Kondisinya

Fernandus Luan (8) warga Dubasa A, Desa Dafala, Kabupaten Belu terjatuh dari pohon hingga mengalami luka robek di paha kanan.

Dikejar Orang Sakit Jiwa, Anak Usia 8 Tahun di Belu Terjatuh dari Pohon. Begini Kondisinya
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Petugas kesehatan Pos Dafala, Praka Muslehudin dan Praka Syarifudin saat mengobati luka yang dialami Feranandus Fuan akibat jatuh dari pohon, Sabtu (30/6/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Fernandus Luan (8) warga Dubasa A, Desa Dafala, Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu terjatuh dari pohon hingga mengalami luka robek di paha kanan.

Fernandus dikejar orang sakit jiwa saat ia dan teman-temannya bermain di lapangan Dafala.

Karena merasa takut, Fernandus lari dan berusaha memanjat pohon. Pada saat itu, Fernandus terjatuh hingga mengalami luka robek di paha bagian kanan.

Baca: Golkar Bersyukur Pilkada 2018 Tidak Seheboh Pilkada 2017

Hal ini disampaikan Wadan Pos Dafala, Serda Pande Made Ariastriawan kepada POS- KUPANG.COM, Sabtu (30/6/2018).

Menurutr Made, kejadian itu terjadi di Desa Dafala, Kabupaten Belu, Sabtu (30/6/2018) sekitar pukul 18.30 Wita

Sesuai penuturan orangtua korban, Paulus Bria, anaknya sedang bermain bersama teman-temannya di lapangan.

Pada saat itu, seorang yang mengalami gangguan jiwa bernama Minggus melintas di lapangan lalu mengejar anak-anak yang sedang bermain.

Karena merasa takut, anaknya lari dan memanjat pohon yang ada di dekat lapangan. Ketika naik pohon, anaknya jatuh dan mengalami luka robek di pahan kanan.

Atas kejadian itu, warga sekitar menghubungi Wadan Pos Dafala, Serda Pande Made Ariastriawan guna meminta pertolongan medis. Mendapat informasi itu, Serda Pande Made Ariastriawan bersama tim kesehatan Pos Dafala Praka Muslehudin dan Praka Syarifudin langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian

Setiba di lokasi, anggota TNI melihat Fernandus masih menangis karena tidak bisa menahan rasa sakit di bagian luka.

Tim kesehatan membawa korban ke Pos Dafala untuk diberikan pertolongan medis agar lukanya tidak terinfeksi.

Ayah korban, Paulus Bria menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota Pos Dafala yang telah membantu mengobati anaknya.

Dansatgas Pamtas Mayor (Inf) I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP melalui Dankipur III Kapten (Inf) Jamrizal menyampaikan, personel Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/ PSY selalu siap untuk melayani masyarakat di perbatasan. TNI akan selalu berbuat yang terbaik bagi masyarakat karena kita semua bersaudara. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved