KPU Siap Tindaklanjuti Rekomendasi Panwaslu Pemungutan Suara Ulang di Tiga Kecamatan

KPU sudah menerima rekomendasi dari Panwaslu Kabupaten Kupang terkait pelaksanaan PSU di tiga kecamatan tersebut.

KPU Siap Tindaklanjuti Rekomendasi Panwaslu Pemungutan Suara Ulang di Tiga Kecamatan
istimewa
Imanuel Ballo

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Edy Hayong

POS KUPANG.COM, OELAMASI --Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang siap menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kupang soal dugaan pelanggaran pelaksanaan pilkada Kabupaten Kupang dan pemilihan gubernur (pilgub) NTT.

Panwaslu merekomendasikan hasil temuan dugaan pelanggaran oleh panwascam di tiga kecamatan yakni Takari, Fatuleu Tengah dan Amfoang Utara. KPU Kabupaten Kupang akan segera berkoordinasi dengan KPU NTT untuk mendapatkan surat suara pilgub sehingga tanggal 1 Juli para warga di tiga kecamatan itu bisa menunaikan hak politiknya pada PSU tersebut.

Ketua KPU Kabupaten Kupang, Hans Ch Louk menyampaikan hal ini melalui juru bicara, Imanuel Ballo kepada Pos Kupang, Jumat (29/6/2018).

Ballo mengakui, pihaknya sudah menerima rekomendasi dari Panwaslu Kabupaten Kupang terkait pelaksanaan PSU di tiga kecamatan tersebut. Perintah aturan jika ada dugaan temuan seperti ini maka wajib untuk dilaksanakan. Untuk itu, pihaknya segera mempersiapkan surat suara baik untuk pilkada Kabupaten Kupang maupun Pilgub NTT untuk segera dikirim ke TPS yang siap melaksanakan PSU itu.

"Kalau surat suara pilkada tersedia, sekarang tinggal surat suara pilgub. Kita sudah koordinasi dengan KPU NTT dan sesegera mungkin dikirim sehingga Minggu (1/7/2018) PSU bisa dilaksanakan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Panwaslu Kabupaten Kupang menemukan dugaan pelanggaran pelaksanaan pilkada dan pilgub di tiga kecamatan. Panwaslu telah mengeluarkan rekomendasi ke KPU Kabupaten Kupang,. Rekomendasi berupa permintaan dilaksanakannya pemungutan suara ulang (PSU) itu sudah disampaikan ke KPU Kabupaten Kupang.

Koordinator Divisi Hukum, Penanganan dan Penyelesaian Sengketa, Panwaslu Kabupaten Kupang, Martony Reo, menyampaikan hal ini kepada Pos Kupang, Kamis (28/6/2018).

Martony mengungkapkan, pada pelaksanaan pencoblosan pilkada dan pilgub NTT tanggal 27 Juni, pihaknya menemukan adanya dugaan pelanggaran di tempat pemungutan suara (TPS). Hasil temuan panwascam di tiga kecamatan yakni, Takari dua TPS, Fatuleu 1 TPS dan Amfoang Utara 1 TPS. Hasil temuan itu setelah dikaji maka panwaslu merekomendasikan untuk dilakukan PSU.

"PSU di Kecamatan Takari 2 TPS terutama di TPS Kelurahan Takari dan TPS 3 di Desa Kauniki. Untuk Kecamatan Fatuleu Tengah di Desa Oelbiteno pada TPS 2. Untuk Kecamatan Amfoang Utara 1 TPS. Persoalan utamanya, ada selisih pengguna hak suara dan surat suara beda karena ada pemilih lebih dari satu kali. Surat suara lebih dari hak pilih.

Untuk Amfoang Utara, dua orang menggunakan KTP Kota Kupang pilih tanpa ada surat A5. Ini ketidakcermatan pelaksana di tingkat KPPS. Makanya kita rekomendasi dugaan pelanggaran untuk PSU dan pidana," jelas Martony.

Sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang pada H + 1 pelaksanaan pilkada dan pilgub NTT tanggal 27 Juni, masih melakukan rekapan sementara hasil pilkada dan pilgub NTT. Rekapan ini berdasarkan hasil laporan dari saksi dari KPU dari tiap TPS. Setelah selesai rekapan sementara baru bisa diperoleh hasil paslon mana yang unggul sementara.

Ketua KPU Kabupaten Kupang, Hans Ch Louk Kamis (28/6/2018) menjelaskan, pihaknya memang tidak menggunakan proses perhitungan cepat. Sampai saat ini laporan dari saksi-saksi dari KPU belum semua memasukan data hasil sementara. Dari total 24 kecamatan baru sebagian dan kini tengah direkap.

"Kita masih rekap hasil sementara perolehan suara baik pilkada maupun pilgub. Untuk tahu siapa yang unggul tentu setelah data sementara yang ada sudah selesai direkap. Paling lambat sore hari ini sudah bisa diketahui paslon mana yang unggul sementara perolehan suara," katanya.

Tentang partisipasi pemilih, Hans salut dengan warga yang sangat antusias mendatangi TPS untuk memberikan suara. Untuk prosentasenya tentu diketahui setelah seluruh hasil telah diketahui. Namun, Hans memuji dukungan semua pihak sehingga kegiatan pelaksanaan pencoblosan berjalan aman, lancar dan sukses.(*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved