Jenderal Bintang Tiga Jalani Hukuman Mati. Ditembak Dengan 90 Peluru!

Sang perwira yang dieksekusi adalah Letnan Jenderal yang menjabat direktur divisi inspeksi di Angkatan Bersenjata.

Jenderal Bintang Tiga Jalani Hukuman Mati. Ditembak Dengan 90 Peluru!
KYODO/REUTERS/KOMPAS.COM
Tentara Korea Utara memberikan penghormatan kepada patung pendiri negara itu, Kim Il Sung, di Pyongyang, ibu kota negara itu. 

POS-KUPANG.COM - Kisah sensasional banyak kita dengar dari negeri Korea Utara. Kali ini ada sebuah kabar tentang seorang jenderal dieksekusi mati hanya gara-gara yang menurut kita sepele.

Seorang perwira Angkatan Darat (AD) Korea Utaraberpangkat letnan jenderal dijatuhi hukuman mati karena dituduh menyalahgunakan wewenang dan melakukan tindakan anti-partai.

"Di sebuah ruang rapat di Pusat Kebudayaan 25 April di distrik Moranbong, sebuah sidang dihadiri Ketua Komite Departemen Bimbingan dan Organisasi Partai Pekerja Korea," kata seorang sumber di Pyongyang kepada NK Daily, pada Sabtu (22/6/2018).

"Selanjutnya, sebuah eksekusi publik yang juga dihadiri para pejabat tinggi dilakukan di lapangan tembak Akademi Militer Kang Kon di distrik Sunan, Pyongyang," tambah sumber itu.

Sang perwira yang dieksekusi adalah Letnan Jenderal Hyon Ju Song, yang menjabat direktur divisi inspeksi di Kementerian Angkatan Bersenjata Korea Utara.

Baca: Meski Jadi Tahanan KPK, Pejabat Ini Menangi Pilkada. Begini Tanggapan Mendagri Tjahjo Kumolo

Baca: Terjaring Pukat Nelayan Sikka, Penyu Sisik Ini Mau Dibeli, Bagaimana Nasibnya?

Baca: Erupsi Gunung Agung, Dua Penerbangan Dari Maumere ke Bali Batal   

Hyon Ju Song lahir di Kanggye, provinsi Chagang pada 1962 dan bergabung dengan Unit 974 angkatan darat setelah lulus dari SMA Nammun.

Dia kemudian ditugaskan sebagai anggota komite sentral Partai Pekerja Korea dan sebagai komandan kompi tim pengamanan rumah peristiratahan O Jin U, mantan menteri angkatan bersenjata yang meninggal dunia pada 1995.

Kemudian Hyon menyelesaikan pelatihan komandan batalion di Akademi Militer Taechon dan bertugas sebagai komandan departemen pelayanan garis belakang AD Korea Utara.

Setelah naik pangkat sebagai kolonel, dia kemudian menjadi kepala unit inspeksi khususnya di bagian pasokan bahan bakar.

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved