Jurnalisme Warga

Drivers for Change: Catatan Inspiratif Anak Muda Mollo dari Inggris (1)

Catatan berikut dan beberapa catatan lainnya akan berisi pengalaman saya mendapat kesempatan hadir di sebuah kegiatan orang muda

Drivers for Change: Catatan Inspiratif Anak Muda Mollo dari Inggris (1)
ISTIMEWA
Dicky Senda 

Kendala berikutnya muncul lagi. Jadwal wawancara visa yang berdekatan dengan hari kedatangan saya ke Jakarta sudah penuh. Saya bisa dapat jadwal tapi pekan berikutnya.

Artinya, waktu saya semakin mepet untuk bisa mendapat visa di 14 hari kerja, saya harus tinggal lebih lama lagi di Jakarta untuk sebuah proses wawancara visa dan satu lagi yang tidak kalah bikin pusing: membayar pengurusan visa dengan kartu kredit.

Ketika sedang bolak balik mempertimbangkan jadwal pekerjaan, jadwal wawancara visa dan siapa teman yang punya kartu kredit yang bisa dipinjam, saya tiba-tiba teringat satu nama: Om Ermi Ndoen.

Beliau yang selama ini selalu mendukung komunitas tempat saya bergiat, Lakoat.Kujawas. Segera saya kirim pesan via whatsapp ke beliau. Tidak lama kemudian, Om Ermi menjawab dan bersedia untuk membantu dengan menggunakan kartu kreditnya.

British Council Indonesia sudah bersedia untuk nanti akan mengganti uang Om Ermi. Ada rasa lega. Tapi, jadwal wawancara seminggu lagi dan besoknya saya sudah harus terbang ke Jakarta untuk pekerjaan tadi.

Oke, saya harus putar otak lagi, mengontak teman dan keluarga yang bisa menampung saya selama sepekan berada di Jakarta. Dompet kian menipis.

Siang itu saya memang sudah janjian dengan Om Ermi tapi saya batalkan karena saya kelelahan, tepatnya ketiduran hingga sore. Ketika bangun, Om Ermi sudah mengirim pesan, menanyakan apakah saya jadi ke kantornya untuk melakukan proses pembayaran visa?

Saya ingat, aplikasi visa UK saya belum final. Saya buka kembali via HP. Ya Tuhan! Ada satu slot wawancara visa yang kosong sehari setelah saya tiba di Jakarta. Segera saya booking dan tancap gas ke kantor Om Ermi.

Singkat cerita satu step terlewati. Visa sudah dibayar, saya sudah dapat jadwal wawancara yang berdekatan dengan waktu saya di Jakarta. Terima kasih Om Ermi, malaikat saya waktu itu.

Saat wawancara visa di Mall Kuningan City, jadwalnya jam 11, saya tiba jam 8 pagi ketika mall belum buka.

Halaman
1234
Editor: Putra
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved