Pilgub NTT

Dikunjungi Viktor Laiskodat, Esthon Foenay Minta Jangan Jual Tanah Rakyat

Calon Gubernur Esthon Foenay meminta kepada Viktor untuk menjaga tanah rakyat dari investor karena tanah di NTT sudah sangat terbatas.

Dikunjungi Viktor Laiskodat, Esthon Foenay Minta Jangan Jual Tanah Rakyat
POS-KUPANG.COM/RICARDUS WAWO
Esthon Foenay pose bersama pendukungnya seusai pertemuannya dengan Viktor Laiskodat di kediamannya di Kelurahan Oepura, Kota Kupang, Jumat (29/6/2018). 

 Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Saat disambangi Calon Gubernur nomor urut 4 Viktor Laiskodat di kediamannyai, Jumat (29/6/2018), Calon Gubernur Esthon Foenay meminta kepada Viktor untuk menjaga tanah rakyat dari investor karena tanah di NTT sudah sangat terbatas.

“Pak Viktor kan pebisnis, saya minta kepada pak Viktor untuk menjaga tanah rakyat. Jadi kalau ada investor yang mau berinvestasi, harap jangan jual tanah rakyat. Tanah itu sebaiknya disewakan sehingga rakyat terlibat sebagai pemegang modal atau saham sehingga pemerintah dapat melindungi rakyat,” kata Esthon sedikit membeberkan isi pertemuannya dengan Viktor Laiskodat di kediamannya di Kelurahan Oepura, Kota Kupang, Jumat (29/6/2018) malam.

Baca: Petani dan PPL dari Timor Leste Ikut Sekolah Lapang Iklim di Desa Boentuka TTS

Mengenakan busana kasual, sweater lengan panjang berwarna kuning, celana panjang hitam dan sandal jepit, Calon Gubernur dari paket Victory-Joss, Viktor Laiskodat menyambangi kediaman Calon Gubernur nomor urut 1, Esthon Foenay.

Viktor yang datang sendiri tanpa ditemani wakilnya Joseph Nae Soi menggunakan mobil Fortuner berwarna putih bersama para  ajudannya.

Mobil yang ditumpanginya diparkir di halaman di dalam kompleks rumah.

Viktor tiba di kediaman calon gubernur yang berpasangan dengan Christian Rotok itu sekira pukul 18.00 Wita dan langsung diterima Esthon dan istrinya yang sama-sama mengenakan baju batik.

Baca: Nusra Youth Day Akan Berlangsung di Kupang, Ini yang Dilakukan 695 Orang Muda Katolik

Selama pertemuan itu berlangsung, pagar rumah Esthon ditutup rapat. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan di dalam rumah mantan Wakil Gubernur NTT periode 2008-2013 itu.

Pertemuan dua kandidat orang nomor satu di NTT ini berlangsung selama dua jam sejak pukul 18.00-20.00 Wita. Ini merupakan pertemuan pertama Viktor Laiskodat dengan Esthon Foenay setelah pelaksanaan pilgub NTT tiga hari lalu.

Esthon mengaku pertemuan keduanya bukan pertemuan sebagai elite politik, tetapi sebagai saudara. Ia meminta supaya masyarakat tidak perlu membuat klarifikasi soal siapa pasangan yang kuat dan tidak kuat dan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang sudah unggul, katanya, siapa saja harus mendukungnya demi NTT.

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved