Melchias Mekeng Tahu Sejak Awal Calon Incumbent Sikka Kalah

Kekalahan Ansar dan Rafael, saya sudah diprediksi dari awal, karena terlalu banyak rumor berkembang di bawah. Tidak ada kinerja yang kuat.

Melchias Mekeng Tahu Sejak Awal Calon Incumbent Sikka Kalah
pos kupang.com, eugenius moa
Melchias Markus Mekeng 

Laporan wartawan Pos-Kupang.com, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Ketua Bidang Pemenangan Wilayah Timur Indonesia, DPP Partai Golkar, Drs. Melchias Markus Mekeng, telah memprediksi dari awal calon incumbent Bupati dan Wakil Bupati Sikka, Drs. Yoseph Ansar Rera-Rafael Raga, kalah dalam Pemilukada Sikka, Rabu (27/6/2018).

Ansar-Raga diusung koalisi Partai Golkar, Nasdem dan lima parpol lainya. Ansar menjabat Bupati Sikka, Rafael telah mengundurkan diri jabatan Ketua DPRD Sikka dan Ketua DPP II Partai Golkar Sikka.

"Kekalahan Ansar dan Rafael, saya sudah diprediksi dari awal, karena terlalu banyak rumor berkembang di bawah. Tidak ada kinerja yang kuat. Apanya yang dibangun," tandas Melchias kepada POS-KUPANG,COM, Kamis (28/6/2018) di Maumere.

"Padahal kalau dia ingin perbaiki saja bisa. Bukanya kita tidak punya uang. Rakyat sudah memberikan segalanya lewat APBN dan APBD, pajak dan pinjaman. Pemerintah tinggal jalankan roda pemerintahan saja. Dia tidak lakukan efisisensi anggaran, perbaikan kualitas pembangunan, prioritas. Mana-mana yang tidak perlu dipangakas, taruh pada sektor yang sangat dibutuhkan," tegas Ketua Komisi XI DPR RI membidangi sektor keuangan.

Pasca reformasi, kata Melchias, belum ada Bupati Sikka menjabat dua periode. Kondisi ini terjadi karena kinerja tidak memuaskan. Meninggalkan kesan bupati duduk hanya urus kepentingan pribadi, kelompok, kroni dan tim suksesnya sangat mencolok di mata publik. Rasa kecewa rakyat begitu besar pada incumbent ditambah dengan kinerja politik.

Di sisi lain, kata Melchias kecendrungan Parpol pendukung setelah figur bupati duduk di jabatan, silahturahmi tidak dijaga. Koalisi pecah di tengah jalan, nanti pada saat perhelatan berikutnya tidak didukung. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved