Bupati Mella Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih

Bupati TTS, Ir. Paul Mella mengajak seluruh masyarakat Kabupaten TTS untuk menggunakan hak suara pada tanggal 27 Juni mendatang

Bupati Mella Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Empat paslon Bupati dan Wakil Bupati TTS sedang mengikuti ibadat bersama di kantor Bupati TTS. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Bupati TTS, Ir. Paul Mella mengajak seluruh masyarakat Kabupaten TTS untuk menggunakan hak suara pada tanggal 27 Juni mendatang guna menentukan pemimpin baru di Kabupaten TTS dan Provinsi NTT.

Dia juga meminta kepada seluruh aparatur sipil negara lingkup Pemkab TTS untuk bersikap netral dan harus siap bekerja sama dengan siapa pun Paslon yang akan terpilih nantinya.

Baca: Panwaslu Nagekeo Akhirnya Tertibkan APK Paslon

Hal ini diungkapkan Mella saat memberikan sambutan dalam kegiatan ibadat bersama para Paslon bupati dan wakil bupati TTS di Aula Mutis, Kantor Bupati TTS, Senin ( (25/6/2018) pagi.

Ia mengatakan, seluruh masyarakat Kabupaten TTS memiliki hak sekaligus tanggung jawab dalam menentukan siapa pemimpin Kabupaten TTS dan Propinsi NTT mendatang.

Oleh sebab itu, pilihan untuk golput atau tidak memilih bukan merupakan pilihan yang tepat.

"Empat paslon yang bertarung dalam Pilkada TTS dan Pilgub NTT merupakan putra-putri terbaik dari NTT. Siapa pun yang akan terpilih, kita harus optimis Kabupaten TTS dan Propinsi NTT akan semakin maju ke depan. Oleh sebab itu, mari sama-sama pada tanggal 27 Juni mendatang kita ke TPS untuk menggunakan hak suara kita," ajak Mella.

Dalam kegiatan doa bersama tersebut, dihadiri keempat Paslon yaitu, Paslon nomor urut satu, Ampera Seke Selan dan Yaan Tanaem, Paslon nomor urut dua, Obed Naitboho dan Alex Kase, Paslon nomor urut tiga, Epi Tahun dan Army Konay dan Paslon nomor urut empat Johannes Lakapu dan Yefta Mella.

Doa bersama tersebut dimaksudkan untuk mendoakan agar pelaksanaan Pilkada TTS dan Pilgub NTT bisa berjalan dengan aman dan tertib.

Selain itu, kegiatan doa bersama para paslon merupakan saat yang tapat untuk para Paslon saling bersilarurahmi satu sama lain guna mencairkan suasana setelah 129 hari melakukan kampanye dialogis.

"Selama 129 hari melakukan kampanye dialogis tentunya membuat para paslon sulit saling bertemu satu sama lain. Oleh sebab itu, lewat kegiatan doa bersama ini para paslon bisa saling bertemu sekaligus mencairkan suasana. Kita berharap, pelaksanaan pemungutan, perhitungan hingga penetapan nantinya berlangsung secara aman dan tertib. Siapa pun yang akan terpilih nantinya, merupakan putra terbaik TTS oleh sebab itu harus kita dukung," ujarnya.

Sementara itu, Pendeta Sonya Ampira mengajak para Paslon untuk meneladani Tuhan Yesus. Dimana, apa yang dikatakan, itu yang Ia perbuat. Siapa pun yang akan terpilih nantinya, hendaknya ia menggenapi apa yang sudah ia janjikan selama kampanye.

Sedangkan untuk Paslon yang kalah, Sonya berpesan agar jangan takut. Percayalah jika Tuhan akan memberikan kekuatan dan membimbing Paslon yang kalah untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

"Untuk paslon yang terpilih nanti, harus ingat, sebagai orang Kristen antara perkataan dan perbuatan harus sama. Jangan janji lain buat lain, itu tidak benar. Sedangkan untuk yang kalah, harus kuat, harus percaya kalau Tuhan akan berikan kekuatan dan membimbing kita menjadi pribadi yang lebih baik," pesan Sonya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help