Sejak Jaman Merdeka Sampai Sekarang, Warga Nuanage Belum Nikmati Listrik PLN

Sedih, sejak jaman kemerdekaan RI hingga saat ini, warga Nuanage, Desa Lokalaba,Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagakeo, belum nikmati listrik PLN.

Sejak Jaman Merdeka Sampai Sekarang, Warga Nuanage Belum Nikmati Listrik PLN
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Warga Kampung Nuanage Befoto Bersama Manajer PT PLN Area FBB, Firman Raharja 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM, ENDE - Sedih, sejak jaman kemerdekaan RI hingga saat ini, warga Nuanage, Desa Lokalaba,Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagakeo, belum nikmati listrik PLN.

Mereka meminta kepada PT PLN agar memasang listrik di kampong tersebut pasalnya hingga kini kampong itu belum berlistrik padahal kampong-kampung tetangga yang masih dalam satu desa sudah lama dipasangi listrik oleh PT PLN.

Hal ini terungkap dalam pertemuan sejumlah warga dari Kampung Nuanage, Desa Lokalaba, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagakeo, dengan manajer PT PLN Area Flores Bagian Barat, Firman Raharja, Sabtu (23/6/2018) di Kantor PT PLN Area Flores Bagian Barat, Jalan El Tari, Kota Ende.

Baca: Halo Kampung Nuanage, PLN Bakal Suvei Pemasangan Listrik Disana

Baca: Tak Disangka-Sangka, Inilah 9 Manfaat Kopi Bagi Kesehatanmu, Kamu Wajib Tahu

Baca: Tumit Kakimu Pecah-Pecah, Begini Cara Mengatasinya, Ladies, Gampang Loh

Ambros Waja,seorang warga dalam kesempatan itu mengatakan bahwa sebagai warga Negara mereka merasa terabaikan dalam hal listrik karena Negara Indonesia sudah merdeka puluhan tahun sementara pada sisi lain kampong mereka belum juga dipasangi listrik.

Ambros mengatakan karena belum berlistrik maka warga kampong terpaksa menggunakan lampu pelita di malam hari dan kondisinya semakin sulit apabila ada kejadian mendadak seperti kematian membuat warga menjadi panic karena harus mencari genset.

Ketika sudah ada genset warga juga kembali dipersulit Karena harus mencari bensin atau solar untuk bahan bakar yang letaknya jauh dari perkampungan apalagi dimalam hari.

Warga lainnya, Damasus Tiba mengatakan meskipun mereka sebagai orang awam yang samasekali tidak tahu akan keberadaan listrik namun dari kaca mata mereka orang awam listrik ke kampong mereka rasanya bisa dipasang karena letaknya tidak jauh titik terakhir dari listrik terdekat yang jaraknya hanya berkisar sekitar 700 meter.

“Kan tinggal 700 meter saja jarakanya dari kampong kami maka diharapkan agar bisa dipasang,”kata Damasus.

Menurut Damasus, kehadiran listrik di kampong mereka tidak sekedar menjadi penerangan semata namun bisa dipergunakan untuk usaha lainnya seperti ternak ayam maupun pertukangan namun demikian harapan warga masih sekedar menjadi mimpi karena hingga kini listrik belum juga terpasang.

Baca: Ladies, Buang Air Kecil Sebelum Berhubungan Intim Bisa Membahayakanmu, Lalu Kapan?

Baca: Pangeran William Pernah Menerima Kado Nakal dari Putri Diana, Bikin Baper

Baca: Mau Jadi Paspampres, Mesti Siap Jadi Mesin Perang dan Tameng Peluru Bagi Presiden

Baca: Hebat, Polwan Ini Menangkap Pria yang Melecehkannya Saat Masih Kecil, Bagaimana Kisahnya?

Warga lainnya, Yeremias Tenda mengharapkan agar PT PLN menaruh hati kepada warga di Kampung Nuanage untuk memasang listrik ke kampong tersebut pasalnya selama ini warga belum pernah merasakan yang namanya listrik PLN di kampong sebagaimana warga di kampong atau desa tetangga yang telah terlebih dahulu merasakan kehadiran listrik.

Yeremias mengatakan bahwa soal urusan tehknis pemasangan itu menjadi kewenangan dari PT PLN namun yang paling utama saat ini adalah adanya keinginan dari PT PLN untuk memasang listrik di kampong mereka.  (*)

POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
FOTO BERSAMA/Warga Kampung Nuanage Befoto Bersama Manajer PT PLN Area FBB, Firman Raharja,Sabtu (23/6/2018)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help