VIDEO: Walikota Kupang Kesal 670 ASN tak Masuk Kerja

Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore kesal ketika mengetahui sebanyak 670 orang ASN lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang tidak masuk kerja

Laporan Reporter Pos-Kupang,com, Maria Eno Toda

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore kesal ketika mengetahui sebanyak 670 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang tidak masuk kerja setelah libur Lebaran, Kamis (21/6/2018).

Dengan nada suara agak tinggi walikota menanyakan keberadaan 670 orang ASN itu yang tidak masuk kerja tanpa berita. "Harus profesional ketika bekerja, jaga itu kedisiplinan.

Baca: Hari Pertama Masuk, 670 Orang Lebih ASN Lingkup Pemkot di Jalan Sk Lerik Tak Hadir Tanpa Berita

Sebanyak 670 orang pegawai itu ada di mana? Kita harus cek itu. Coba berdisiplin karena itu untuk kebaikan kita juga," tegas Jefri saat memberikan arahan pada apel bersama ASN Pemkot Kupang di Jalan SK Lerik, Kamis (21/6/2018) pagi.

Jumlah ASN yang tidak masuk kerja itu disampaikan pemimpin upacara kepada Walikota Jefri Riwu Kore dalam apel tersebut. Jefri meminta agar para ASN dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) disiplin dalam bekerja.

"Bapa, ibu kepala dinas punya tanggung jawab besar untuk ASN khususnya PTT harus diperbaiki disiplin kalian. Dan kalau beri hukuman harus rata, jangan pilih-pilih. Kita perlu ada ketegasan dalam hal ini," kata Jefri.

Baca: ASN dan Tenaga Kontrak Daerah yang Tidak Masuk Kantor Dipotong Uang Makan

Pada hari pertama masuk kantor Kamis kemarin, ASN lingkup Pemkot Kupang yang hadir 825 orang dari jumlah pegawai di Pemkot Kupang sebanyak 1.784 orang. Pegawai yang tidak masuk kantor pada hari pertama setelah liburan sebanyak 959 orang.

Dari jumlah itu yang tidak hadir tanpa pemberitahuan 670 orang. Sedangkan yang tidak hadir disertai pemberitahuan 287 orang. Rinciannya, sakit 25 orang, izin 24 orang, cuti 2 orang, tugas keluar 236 orang. Eselon II 24 orang, yang hadir 22 orang.

Baca: BREAKING NEWS: Penerbangan Wings Air ke Denpasar Ditunda Karena Turis Wanita Ini Teriak Bom

Walikota mengatakan, pihaknya wajib melaporkan kehadiran ASN kepada pemerintah pusat secara online tepat pukul 12.00 Wita.

"Kita sadari betul disiplin masih kurang. Kita juga sengaja mengadakan apel ini supaya kita bisa cek siapa-siapa saja yang tidak hadir setelah liburan panjang kurang lebih 10 hari," ujarnya. Jefri menyatakan, sanksi kepada para ASN yang tidak disiplin harus adil tidak boleh pilih kasih.

Selengkapnya, simak video. (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved