Penerimaan Negara Bukan Pajak di TNK Januari - Mei 2018 Sebesar Rp 7 Miliar

Pendapatan berupa PNBP dari kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Komodo (TNK), sejak Januari hingga Mei 2018, sebesar Rp 7 miliar.

Penerimaan Negara Bukan Pajak di TNK Januari - Mei 2018 Sebesar Rp 7 Miliar
POS-KUPANG.COM/Servatinus Mammilianus
Ternak rusa berkeliaran di Pulau Komodo beberapa waktu lalu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Pendapatan berupa Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Komodo (TNK), sejak Januari hingga Mei 2018, sebesar Rp 7 miliar.

Taman nasional itu ditargetkan hingga akhir tahun 2018 harus menghasilkan pendapatan Rp 16 miliar.

"Mulai bulan Januari hingga Mei 2018, PNBP yang sudah diperoleh sebanyak sekitar 7 miliar," kata Kepala BTNK Budhy Kurniawan, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (21/6/2018).

Baca: Zodiak Ini yang Akan Mengalami Banyak Keberuntungan di Minggu Ini, Kamu Termasuk Nggak?

Untuk diketahui, pemerintah pusat memberi target agar pendapatan berupa PNBP dari TNK tahun 2018 ini sebesar Rp 16 miliar.

Di sisi lain Sarana dan Prasarana (Sarpras) di taman nasional itu masih sangat terbatas.
Misalnya, petugas di setiap resort idealnya minimal 4 orang tetapi kenyataannya hanya rata-rata 2 orang masing-masing di 11 resort yang ada.

"Kalau bicara ideal tentu relativ tetapi paling tidak di setiap resort ada petugas minimal 4 orang dan sistem rolling. Saat ini rata-rata di setiap resort hanya 2 orang," kata Budhy.

Selain itu, kata dia, Sarpras yang ada saat ini belum memadai dan akan dibenahi.

"Sarpras yang ada saat ini tentunya belum memadai dan kami akan benahi secara bertahap," kata Budhy.

Tentang target pendapatan berupa PNBP, dia mengatakan bahwa hal itu bukan yang paling utama.

"Target PNBP dari pusat Rp 16 miliar tetapi bagi kami itu bukan utama karena yang utama adalah bagaimana kesejahteraan masyarakat meningkat," kata Budhy.

Pada tahun 2017 lalu, pendapatan berupa PNBP di taman nasional tersebut mencapai Rp 27 miliar lebih. (*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help