Rumah Sakit Mamami Kupang Tetap Layani Pasien 24 Jam Saat Lebaran

Koordinasi kami dengan BPJS terutama berkaitan dengan tunggakan, kami langsung koordinasi. Dan BPJS juga telah menyediakan waktu apabila ada

Rumah Sakit Mamami Kupang Tetap Layani Pasien 24 Jam Saat Lebaran
pos kupang.com, tommy mbunga nulangi
Direktur RSM Kota Kupang dr. Thimotius Tara Behy. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangu

POS-KUPANG.COM | KUPANG-Rumah Sakit Mamami (RSM) merupakan salah satu cikal bakal rumah sakit swasta di Kota Kupang. Rumah sakit ini tetap melayani pasien 24 jam selama libur lebaran yang dimulai dari tanggal 12 sampai 20 Juni 2018.

Hal itu disampaikan Direktur RSM Kota Kupang dr. Thimotius Tara Behy yang ditemui Pos Kupang diruang kerjannya pada, Selasa (19/6/2018).

Timotius mengatakan, dalam rangkan memberikan pelayanan yang full kepada masyarakat saat libur lebaran, pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak BPJS. Hal itu karena hampir 95 persen pasien yang ada di rumah sakit tersebut adalah pasien BPJS.

" Koordinasi kami dengan BPJS terutama berkaitan dengan tunggakan, kami langsung koordinasi. Dan BPJS juga telah menyediakan waktu apabila ada komplein dari para pasien," kata Thimotius.

Thimotius mengatakan, sebelum liburan, pihaknya juga telah memanggil seluruh kepala ruangan serta beberpa unit untuk menggelar rapat membahas terkait dengan pelayanan saat liburan.

Hasil dalam rapat tersebut, kata Thimotius, pihaknya hanya memberikan waktu libur selama tiga hari kepada para pegawai yang bekerja di rumah sakit tersebut.

" Kami libur ditanggal merahnya saja. Jadi tidak terlalu masalah bagi kami. Itupun yang libur hanya kami yang distruktural dan managemen. Sedangkan teman-teman yang pelaksana bekerja sesuai dengan shifnya masing-masing," kata Thimotius.

Thimotius mengungkapkan, pihaknya juga memberikan waktu liburan selama tiga hari kepada para pegawai pelaksana yang muslim untuk menunaikan lebaran bersama keluargannya.

" Kami disini ada tiga orang yang muslim, satu bidan, dan dua perawat. Tapi mereka juga tidak libur keluar kota sehingga idak mengalami masalah dalam melayani pasien," ungkap Thimotius.

Thimotius menjelaskan, jumlah pasien di Rumah Sakit Mamami pada saat lebaran tetap stabil seperti biasannya. Hal itu disebabkan karena unit gawat darurat pada rumah sakit tersebut melayani pasien selama 24 jam.

Jika ada pasien yang melaksanakan pemulihan, kata Thimotiud maka pihaknya melayani pasien tersebut di IGD dan mereka akan dilayani di Poli setelah liburan selesai.

Thimotius, penyakit yang paling banyak dikeluhkan oleh para pasien adalah mual dan muntah serta diare. Mual dan muntah disebabkan karena para pasien menyesuaikan makanan setelah selesai menjalani masa puasa.

Selain itu, tambah Thimotius, penyakit yang diderita pasien adalah demam. Penyakit ini disebabkan karena cuaca seperti panas disertai angin sehingga menyebabkan kelembaban. (*)

Tags
RS Mamami
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help