Logis, Meski Kami Sayang Padanya, Jangan Pernah Korbankan 8 Hal Ini Hanya Karena Alasan Cinta

Logis, meski kami sayang padanya, jangan pernah korbankan 8 hal ini hanya karena alasan cinta.

Logis, Meski Kami Sayang Padanya, Jangan Pernah Korbankan 8 Hal Ini Hanya Karena Alasan Cinta
net
ilustrasi cinta 

POS-KUPANG.COM - Logis, meski kami sayang padanya, jangan pernah korbankan 8 hal ini hanya karena alasan cinta.

Cinta bisa begitu hebat membolak-balikkan hidup. Kadang, rasa cinta pada pasangan membuat kita melupakan hal-hal yang sebelumnya kita anggap prinsipil.

Demi pasangan, kita seringkali mengabaikan teman, keluarga, pekerjaan, cita-cita, bahkan kebahagiaan diri sendiri.

Apakah sikap semacam itu pantas dipertahankan? Cinta selayaknya tidak menurunkan kualitasmu sebagai manusia, bukan? Lewat artikel ini Hipwee ingin memaparkan 8 hal yang sebenarnya ‘haram’ jika harus kamu relakan hanya demi bertahan dengan pasanganmu!

Baca: Mau Hubungan Hubungan Cintamu Tetap Langgeng Meski Jalani LDR, Ikuti Tips Ini

Baca: Penyakit yang Cenderung Kamu Alami Sesuai dengan Zodiakmu

Ingatkah kali terakhir kamu tertawa menertawakan kekonyolan tingkahmu? Hanya karena kini ada dia di sisi, tidak sempurnanya dirimu tak perlu ditutupi

1. Manusia tidak sempurna, begitupun kamu 

Kita sering berusaha terlalu keras demi terlihat sempurna di depan pasangan. Harus selalu tampil cantik, anggun, bicara lemah lembut, sabar, perhatian; banyak hal yang kadang dilakukan semata-mata demi bisa menjadi pasangan yang baik

Bukankah menghargai keberadaan dirimu sendiri jauh lebih penting? Ketika pasanganmu pernah bertutur “aku cinta kamu”, selayaknya kalimat itu bisa dibuktikan. Dia yang mencintaimu akan mendukung usahamu untuk menjadi lebih baik tanpa menjadikan kata ‘sempurna’ sebagai harga mati. Setidaknya, dia sadar bahwa dalam keseharianmu ada-ada saja perilaku luput atau lalai. Bahkan, ketika paras ayumu adalah yang bisa membuatnya tertarik, kelak kamu pun akan keriput dan menua.

Menutupi kekurangan dengan alasan menjaga hati yang dicinta sebenarnya sama saja dengan menyakiti diri sendiri secara perlahan. Kamu tak lagi waras menanggapi kuatnya perasaan, hingga harus bersusah payah membangun tembok besar penutup kealpaan.

Kemudi arah hidupmu tak selayaknya berpindah tangan. Kamu tetap nahkoda yang mengendalikan, tak peduli sedalam apa perasaanmu pada pasangan

2. Pilih jalan hidupmu sendiri 

Halaman
1234
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved