Winston Bilang Penyelesaian Masalah Tanah, Bupati Titu Eki Paling Jago

Pembangunan Obsevatorium di Gunung Timau, Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, harus tetap dilaksanakan.

Winston Bilang Penyelesaian Masalah Tanah, Bupati Titu Eki Paling Jago
Pos Kupang/Oby Lewanmeru
Anggota Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pembangunan Obsevatorium di Gunung Timau, Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, harus tetap dilaksanakan.

Persoalan menyangkut tanah seharusnya pemerintah Kabupaten Kupang mengundang semua pihak baik tokoh adat, tokoh masyarakat setempat, untuk duduk bersama mencari solusi.

Untuk penyelesaian masalah tanah di Kabupaten Kupang, Bupati Kupang, Ayub Titu Eki paling jago melalui pendekatan budaya.

Baca: Ribuan Umat Muslim Penuhi Halaman Parkir Lippo Plaza Kupang. Ada Apa Ya?

Anggota DPRD NTT dari wilayah pemilihan Kabupaten Kupang, Winston Rondo, kepada POS-KUPANG.COM di Kupang, Jumat (15/6/2018) mengatakan, setiap persoalan apapun pasti ada jalan keluar, asalkan semua pihak membuka hati karena proyek ini tidak hanya untuk kepentingan warga Kabupaten Kupang saja tetapi untuk warga Indonesia juga.

Menurut mantan Komisi V DPRD NTT ini, wacana soal pembangunan Obsevatorium di Gunung Timau itu dirinya terus mengikuti dari waktu ke waktu. Proses perencanaan pembangunannya sudah lama, namun ada kendala soal tanah yang menjadi obyek pembangunannya.

Untuk itu, langkah yang paling bijak adalah, pemerintah Kabupaten Kupang melalui bupati mengundang semua tokoh di Kabupaten Kupang khususnya di Amfoang untuk duduk bersama.

Proyek Obsevatorium yang diprogramkan pemerintah pusat tentu sudah melalui pengkajian dan dampak positifnya buat daerah Amfoang juga pasti ada.

"Saya kira Pak Bupati Kupang itu sangat tahu bagaimana melakukan pendekatan adat istiadat orang Timor. Waktu pembangunan Bendungan Raknamo juga ada kendala-kendala teknis tapi Pak bupati melalui pendekatan budaya, adat istiadat, akhirnya dibangun. Jadi menurut saya, kuncinya sekarang di pak bupati mengajak semua pihak untuk duduk bersama. Tidak ada persoalan yang tidak ada solusi, semuanya tergantung dari keterbukaan hati semua pihak. Sekali lagi saya sampaikan bahwa kalau yang namanya penyelesaian tanah untuk proyek pembangunan, Pak Bupati Titu Eki itu jagonya dalam melakukan pendekatan budaya ," kata Winston.

Menurutnya, pembangunan Obsevatorium itupun berdampak positif dimana selain mendukung program pemerintah pusat untuk menggantikan Obsevatorium yang di Jawa, tetapi isolasi daerah juga akan terjawabi.
Wilayah Amfoang yang selama ini infrastruktur yang belum menggembirakan tentu dengan hadirnya Obsevatorium akan ada upaya pemerintah pusat untuk membuka akses jalan.

"Saya kira ini harus kita syukuri sebagai berkat besar. Apapun caranya, harus dicarikan jalan keluar karena sosialisasi sudah lama dilakukan. Saya kira kita butuh kesabaran dengan terus berkonsultasi dengan masyarakat adat dan pemilik tanah. Semua pasti diuntungkan, bukan hanya untuk sains iptek saja tapi dampak ekonomi juga akan baik. Amfoang lebih maju, lebih hebat tentu dengan Obsevatorium ini sebagai titik masuknya. Tentu harapan kita juga alam lingkungan juga tetap dijaga," kata Politisi Partai Demokrat ini. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved