Patut Ditiru! Pemuda Gereja Berjaga Saat Shalat Ied

Puluhan pemuda dari Gereja Kristen Jawa yang berlokasi hanya sekitar 100 meter pun ikut berada di sekitar lokasi.

Patut Ditiru! Pemuda Gereja Berjaga Saat Shalat Ied
KOMPAS.COM
Umat Nasrani dari Gereja Kristen Jawa, Wiladeg, Karangmojo, Gunungkidul, Membantu Mengatur Lalu lintas dan Parkir Saat Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Lapangan Desa Wiladeg. Jumat (15/6/2018) 

POS-KUPANG.COM | YOGYAKARTA - Sejak pagi sekitar pukul 06.00 WIB, ribuan umat Islam di Desa Wiladeg, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul, Yogyakarta, berangkat menuju lapangan desa Wiladeg untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1439 H.

Tak hanya umat Islam, puluhan pemuda dari Gereja Kristen Jawa yang berlokasi hanya sekitar 100 meter pun ikut berada di sekitar lokasi.

Baca: Pelawak Nurbuat di Grup Srimulat Tutup Usia

Dengan peluit, belasan pemuda tampak mengatur arus lalu lintas di Lapangan Desa Wiladeg, sebagian lainnya berada di halaman sekolah, lapangan, dan balai desa untuk mengatur posisi sepeda motor, dan mobil para jamaah.

Hal ini merupakan wujud kekompakan warga desa setempat untuk saling menjaga nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

"Warga disini sudah biasa, saling membantu saat perayaan hari besar agama. Jika umat Nasrani sedang merayakan hari besar seperti Natal. Umat Muslim yang membantu keamanan dan parkir," kata Slamet, warga Wiladeg, seusai menjalankan shalat Id, Jumat (15/6/2018).

Menurut dia, kerukunan dan kebersamaan selalu terjalin dengan baik sejak puluhan tahun lalu sehingga tidak ada yang aneh dalam kegiatan tersebut. "Kerukunan seperti ini biasa bagi desa kami," imbuhnya.

Sementara Pendeta Gereja Kristen Jawa Wiladeg, Yehuda Fajar Kristian Labeti, menambahkan, kegiatan saling bantu membantu dalam perayaan hari besar agama sudah dilakukan sejak satu dekade ini.

Kegiatan pengamanan dan membantu kelancaran peryaaan hari Raya Idul Fitri dilakukan sejak malam takbir. Bahkan beberapa waktu lalu, umat Kristen di Desa Wiladeg ikut membantu dalam menyediakan makanan takjil bagi masyarakat sekitar.

"Sudah 10 tahun terakhir kami saling membantu saat perayaan hari besar agama. Bahkan saat Idul Adha pun kami ikut membantu (menjaga parkir dan mengatur lalu lintas), begitu pula sebaliknya saat Natal, teman-teman Muslim membantu kami," katanya. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help