Ini Dukungan Ketua DPRD Kabupaten Kupang soal Pembangunan Obsevatorium di Amfoang

Proyek obsevatorium itu tentu sudah melalui pengkajian secara mendalam pemerintah pusat sehingga tentu dukungan dari pemerintah daerah

Ini Dukungan Ketua DPRD Kabupaten Kupang soal Pembangunan Obsevatorium di Amfoang
POS KUPANG/NET
Observatorium Bosscha di Bandung Jawa Barat

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM, -OELAMASI--Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang, Yoseph Lede mengatakan, pembangunan Obsevatorium di Gunung Timau, Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, sudah lama direncanakan.

Sosialisasi sudah dilakukan namun sampai sekarang belum dimulai pengerjaan karena alasan tanah. Ada pemilik tanah juga warga yang mengklaim sebagai lahan miliknya di lokasi pembangunan. Untuk itu, kunci penyelesaian ada pada bagaimana pimpinan daerah mengumpulkan semua pihak terkait untuk duduk bersama.

Yoseph Lede ketika dihubungi POS KUPANG.COM, Jumat (15/6/2018) menegaskan, setiap persoalan tentu akan diselesaikan secara baik manakala semua duduk bersama dan bicara dari hati ke hati secara damai.

Proyek obsevatorium itu tentu sudah melalui pengkajian secara mendalam oleh pemerintah pusat sehingga tentu dukungan dari pemerintah daerah dan warga diperlukan.

"Saya kira kuncinya ada pada bupati. Ajak semua pihak datang duduk omong bersama. Persoalan tanah harus aman dulu baru dibangun. Jangan tanah belum aman lantas dibangun tentu yang rugi negara. Ini proyek untuk kepentingan bangsa dan negara ini, sehingga kalau ada yang belum merasa puas, mari duduk bersama untuk omong," kata Yoseph Lede.

Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, pemerintah dan warga khususnya Amfoang harus mempertimbangkan secara arif dan bijaksana bahwa dampak ikutan dari kehadiran Obsevatorium ini juga cukup besar terutama membuka isolasi daerah. Wilayah Amfoang yang selama ini dikatakan jauh dari sentuhan pembangunan akan mendapat imbas positif dengan hadirnya proyek ini.

Untuk itu, dirinya berharap semua pihak sama-sama sehingga rencana besar itu bisa direalisasikan dengan menghadirkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan peletakan baru pertama pembangunannya.(*)

Baca: Patut Ditiru! Pemuda Gereja Berjaga Saat Shalat Ied

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help