Wujudkan Rasa Solidaritas, Alumni Permasna Kupang Kerja Bakti Bersama Remas Alorongga

Alumni Persatuan Mahasiswa Seluruh Nagekeo (Permasna) Kupang melakukan kerja bakti di halaman Masjid Alorongga Mbay.

Wujudkan Rasa Solidaritas, Alumni Permasna Kupang Kerja Bakti Bersama Remas Alorongga
ISTIMEWA
Para Alumni Permasna Kupang dan Remas Alorongga saat kerja bakti bersama dihalaman Masjid Alorongga Mbay, Rabu (13/6/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY - Alumni Persatuan Mahasiswa Seluruh Nagekeo (Permasna) Kupang melakukan kerja bakti di halaman Masjid Alorongga Mbay.

Alumni Permasna yang dipimpin oleh kordinator Doni Moni, itu bekerjasama dengan Remaja Masjid (Remas) Alorongga, Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Rabu (13/6/2018) mereka tampak memasang umbul-umbul dihalaman Masjid, memungut sampah, membersihkan halaman Masjid, memotong rumput.

Baca: KPUD Sikka Mulai Sortir Suara Suara

Mereka tampak semangat saat itu. Alumni Permasna Kupang tampak berbaur saat kerja bakti. Mereka sangat kompak sore itu.

Alumni Permasna Kupang, Jefry Mbulang, kepada POS-KUPANG.COM, mengatakan, kegiatan tersebut sangat bermakna bagi alumni Permasna dan Remas Alorongga.

Menurut Jefri begitu ia akrab disapa, mengungkapkan, menjalin persaudaraan dan meningkatkan sodaritas antara umat beragama khusus di daerah Mbay dan sekitarnya salah satu aksi nyatanya adalah dengan melakukan kerja bakti bersama.

"Dalam nuansa kekeluargaan ini kita lakukan kerja bakti. Ini menjadi awal dari kegiatan alumni Permasna Kupang dan akan menjd ageda tetap setiap tahun," papar Jefri.

Jefri berharap agar kebersamaan dengan para Remas tetap terjalin setiap waktu. Dalam beberapa waktu kedepan pihaknya juga akan terlibat dalam pawai takbiran di Kota Mbay bersama Remas.

Sementara seorang Remas Alorongga, Syfah Mane Tima, mengaku, dengan adanya kerja bakti bersama para pemuda-pemudi telah membuktikan relasi hangat umat beragama dalam subtansi toleransi, bergotong royong malakukan aksi nyata dalam prosesi di Masjid Baiturrahman dan pemasangan umbul umbul.

Kegiatan tersebut, menurut, Shyfah, merupakan pembuktian sikap sosialis dan semangat nasionalis anak bangsa, secara kultur, budaya bahkan agama kita mungkin dibatasi oleh perbedaan namun secara sosial dan kemanusiaan kita adalah satu kesatuan di bawa naungan NKRI yang beridiolagikan Pancasila dan bersemboyan Bhineka Tunggal Ika.

Menurut Syfah, sebab toleransi adalah upaya pemersatu laksan semboyan dari bangsa. Pemersatu dari bebagai elemen-elemen, instansi-instansi, simbol-simbol melalui konsepsi kenyatan kerja bakti sosial secara gotong royong.

"Kegiatan yang dilaksanakan adalah sebuah tindakan nyata bahwasaanya tidak ada perbedaan diantara kami. Karena kami adalah satu NTT Nusa Terindah Toleransi. Harapan demi harapan semoga kedepannya akan tetap terjalin silahturahmi semacam ini," papar Syfah. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help