Polisi Kawal Penyortiran Surat Suara di KPU Nagekeo

Penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT di KPU Nagekeo sudah memasuki hari kedua.

Polisi Kawal Penyortiran Surat Suara di KPU Nagekeo
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Para petugas saat melakukan penyortiran surat suara Pilgub dan Wakil Gubernur NTT di Aula KPU Nagekeo, Kamis (14/6/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY - Penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT di KPU Nagekeo sudah memasuki hari kedua.

Seperti halnya dihari pertama, penyortiran hari kedua juga dikawal anggota kepolisian.

Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara berlangsung di Aula kantor Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) kabupaten Nagekeo pada Rabu (13/6/2018) hingga Kamis (14/6/2018).

Baca: Murid Kelas IV SD Inpres Talibura Sikka Dikabarkan Nyasar Sampai Kupang

Wakil kapolsek Aesesa, IPTU, Dahlan dihadapan para peserta penyortir surat suara Pemilihan Umum Gubernur - wakil Gubernur NTT mengatakan, kepada peserta yang terlibat dalam penyortiran surat suara untuk satu hati ,sehingga tidak ada indikasi bahwa kita memihak pada salah satu pasangan calon.

Iptu Dahlan mengatakan, selama pelaksanaan kegiatan penyortiran surat suara, para penyortir diawasi oleh pihak Kepolisian dengan tujuan untuk bisa memastikan bahwa penyortiran surat suara berjala dengan aman dan juga untuk memastikan kenyamanan surat suara.

"Oleh karena itu, peserta penyortir surat suara diminta untuk menjaga ketertiban dan kelancaran penyortiran, " ungkap Iptu Dahlan.

Pantauan POS-KUPANG.COM, sebelum melakukan penyortiran surat suara, peserta terlebih dilakukan pemeriksaan oleh aparat kepolisian yakni bagi kaum perempuan diperiksa oleh Polwan dan oleh Polisi laki - laki bagi peserta laki - laki.

Pemeriksaan itu semata - mata untuk memastikan bahwa peserta penyortir surat suara dalam keadaan aman dan tidak diragukan dalam menyortir surat suara. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help