Komunitas Sant'Egidio Buka Puasa Bersama di Lapas Kelas II A Kupang

Komunitas Awam Katolik Sant' Egidio, adakan buka puasa dan diskusi bersama di Lapas Dewasa Penfui Kupang, Rabu (13/6/2018)

Komunitas Sant'Egidio Buka Puasa Bersama di Lapas Kelas II A Kupang
POS-KUPANG.COM/Lexy Manafe
Anggota Komunitas Sant' Egidio saat berfoto bersama di Lapas Kelas II A Kupang, Rabu (13/6/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Lexy Manafe

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Komunitas Awam Katolik Sant' Egidio, adakan buka puasa dan diskusi bersama di Lapas Dewasa Penfui Kupang, Rabu (13/6/2018).

Kegiatan yang dikoordinasi oleh Laurentius Ebang Miten ini, diawali dengan saling sharing dan diskusi antara warga binaan dan juga anggota komunitas Sant' Egidio.

Baca: Polres Manggarai Temukan Motor Antonius dan Menangkap Dua Pelaku Pencurian

Dalam diskusi yang berlangsung di sebuah gereja tersebut, warga binaan terlihat antusias mendengarkan dan menceritakan pengalaman ketika menjalani masa tahanan.

Seorang warga binaan, Sergio Da Silva, yang mengaku sudah berada di lapas tersebut selama tiga setengah tahun ini, mengatakan, senang dengan kehadiran komunitas Saint' Egidio di tempat tersebut.

Baginya, anggota komunitas tersebut, memang sudah ia anggap sebagai keluarganya sendiri. Ia juga berharap San't Egidio terus melakukan kunjugan ke lapas tersebut.

Laurentius, yang ditemui POS-KUPANG.COM, di sela acara tersebut, mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah berbagi kasih dan memberi penguatan bagi warga binaan.

"Mereka di sini, banyak yang tidak dikunjungi. Sehingga kehadiran kita di sini, kiranya membawa sedikit hiburan dan perhatian kepada mereka dengan berbagi kasih melalui buka bersama," imbuh Laurentius.

Ia berharap, dengan kegiatan doa dan diskusi tersebut, warga binaan, bisa merubah sikat dan perilaku mereka saat berada di tengah masyarakat nantinya.

Dalam penjelasannya, ia mengatakan, Komunitas Sant' Egidio adalah komunitas yang dibentuk dengan tujuan mengajak semua orang unutk membangun jembatan cinta kasih tanpa membedakan suku, agama, ras dan golongan.

Tak hanya itu, diakuinya, Komunitas ini, juga bertujuan untuk mengajak orang lain, berbagi bersama dengan orang-orang lemah seperti orang miskin, anak terlantar, lansia, korban perang, gelandangan, orang sakit, penderita kusta dan AIDS juga terhadap bentuk kemiskinan lainnya.

Halaman
12
Penulis: Lexy Manafe
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help