Kabar Gembira! Para Ilmuwan Kembangkan Bedah Bariatrik Berbentuk Pil untuk Lawan Diabetes

Seperti diketahui, pada dasarnya bedah bariatrik bekerja dengan “mengecilkan” lambung.

Kabar Gembira! Para Ilmuwan Kembangkan Bedah Bariatrik Berbentuk Pil untuk Lawan Diabetes
ISTIMEWA
Ilustrasi diabetes 

POS-KUPANG.COM - Para peneliti kembali membuat terobosan baru. Mereka telah berhasil menciptakan pil yang memiliki efek serupa dengan bedah bariatrik sebagai upaya menangkal obesitas dan diabetes tipe 2.

Seperti diketahui, pada dasarnya bedah bariatrik bekerja dengan “mengecilkan” lambung. Dengan lambung yang lebih kecil, para pasien bedah ini tidak bisa makan sebanyak sebelumnya.

Baca: Hadapi Rusia di Laga Pembuka, Arab Saudi Andalkan Antonio Pizzi, Pelatih yang Membawa Cile Juara

Lalu bila bedah bariatrik dilakukan dengan prosedur gastric bypass, makanan bahkan tidak melewati seluruh usus kecil sehingga nutrisi tidak terserap secara maksimal. Akibatnya, berat badan pun menurun.

Lalu walaupun para peneliti tidak mengetahui secara pasti alasannya; tetapi studi oleh Thomas Rogula, PhD dari Bariatric & Metabolic Institute and the Department of Surgery Cleveland Clinic dan kolega menunjukkan bahwa 84 persen dari 20.000 pasien yang menjalani gastric bypass sembuh dari diabetes tipe 2. Namun, bedah ini bukan tanpa risiko.

Baca: Ditangkap di Blitar, Lima Terduga Teroris Ternyata Hendak Merampok Sejumlah Bank

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi termasuk hernia, infeksi, pengentalan darah, luka lambung dan usus, bahkan kematian.

Sebagai alternatif, para peneliti di Harvard Medical School menciptakan obat berbasis sulcralfate yang disebut Luminal Coating of the Intestine atau LuCI.

Obat ini melapisi usus kecil sehingga gula dan nutrisi lain dari makanan tidak terserap oleh tubuh.

Ilustrasi
Ilustrasi (Randal McKenzie/Brigham and Women's Hospital)

Hasil uji coba pada tikus yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Materials menunjukkan bahwa dalam satu jam setelah dimakan, respons tikus terhadap gula darah setelah makan turun 47 persen.

“Apa yang kita ciptakan ini pada intinya adalah ‘Operasi dalam bentuk pil’. Kita menggunakan pendekatan bioteknologi untuk memformulasikan pil yang memiliki sifat adhesi yang baik dan bisa menempel pada usus model praklinis,” ujar salah satu pemimpin studi Yuhan Lee, seperti dilansir dari Futurism, Selasa (12/6/2018).

“Setelah beberapa jam, efeknya menghilang,” ujarnya lagi.

Meskipun hasil uji coba kali ini sangat memuaskan, para peneliti berkata bahwa obat ini belum siap untuk dijual dan dikonsumsi manusia.

LuCI harus menjalani berbagai uji coba, termasuk pada tikus-tikus yang obesitas dan memiliki diabetes untuk diketahui efektivitasnya sebelum diujikan pada manusia. Namun, bila semua berjalan lancar, bisa jadi LuCI akan menjadi solusi non-bedah yang efektif bagi orang-orang dengan obesitas dan diabetes tipe 2.(Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lawan Diabetes, Para Ilmuwan Kembangkan Bedah Bariatrik Berbentuk Pil", https://sains.kompas.com/read/2018/06/14/200500823/lawan-diabetes-para-ilmuwan-kembangkan-bedah-bariatrik-berbentuk-pil.

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved