BMPS NTT Bentuk Satgas Kawal PPDB 2018

Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) NTT membentuk satuan tugas (satgas) untuk mengawal prosss Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018.

BMPS NTT Bentuk Satgas Kawal PPDB 2018
Pos Kupang/Oby Lewanmeru
Anggota Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) NTT membentuk satuan tugas (satgas) untuk mengawal prosss Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018.

Satgas ini juga melibatkan Ombudsman NTT serta kelompok Cipayung.

Hal ini disampaikan Ketua BMPS NTT, Winston Rondo kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (14/6/2018).

Baca: Kepala Desa Tarimbang Sumba Timur Mengakui Perbuatanya kepada Panwalu

Menurut Winston, beberapa waktu lalu BMPS NTT bersama Ombudsman, Dewan Pendidikan, KNPI dan OKP Cipayung ( GMKI, PMKRI, HMI,GMNI dan PMII) sepakat mengawal secara serius PPDB 2018 agar berlangsung transparan, adil dan tidak diskriminatif.

"Kami bahkan sejak tiga bulan yang lalu dalam kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Komisi V DPRD NTT untuk terus memberi pencerahan kepada masyarakat soal PPDB 2018, yang mana dilakukan secara onlien dan offline," kata Winston.

Dia mepnjelaskan, tujuan pembentukan Satgas Kawal PPDB itu agar dapat memastikan bahwa semua siswa kelas X dapat bersekolah dan tidak ada pembebanan yang merugikan mutu sekolah,akibat menerima siswa berlebihan bagi sekolah tertentu.

"Satgas kawal PPDB ini terlibat penuh dalam semua proses PPDB, mulai dr tahap penyusunan Pergub dan juknis, sosialisasi Publik dan terutama pemantauan dan pengawasan terhadap proses PPDB ," katanya.

Pengawasan itu, menurut Wisnton dilakukan Satgas di sekolah-sekolah negeri yang melakukan PPDB secara online maupun offline nanti.

Ditanyai sistem pengawalan, ia mengatakan, nantinya ada tim Satgas Kawal PPDB yang akan diterjunkan ke sekolah-sekolah untuk memastikan agar sekolah -sekolah tidak lagi melakukan kesalahan yang sama seperti tahun -tahun sebelumnya.

"Satgas Kawal PPDB menghimbau para kepala sekolah untuk taat asas dalam proses PPDB sesuai kapasitas daya tampung sekolah sesuai Pergub," ujarnya.

Dia juga mengharapkan kepada orang tua siswa dan para calon siswa baru bahwa untuk menyiapkan diri dan dokumen-dokumen terkait pendaftaran secara online yang dilakukan di sejumlah SMA dan SMK Negeri di Kota Kupang. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help