Bagaimana Berhubungan Intim Agar Aman dan Tidak Membahayakan Pasanganmu

Bagaimana berhubungan intim agar aman dan tidak membahayakan pasanganmu, lakukan cara ini, guys.

Bagaimana Berhubungan Intim Agar Aman dan Tidak Membahayakan Pasanganmu
net
pasangan 

Namun, cara pakai kondom yang salah dapat merobek bahannya, sehingga risiko kehamilan dan penularan penyakit pun bisa tetap mengintai Anda.

3. Coba gunakan pelumas

Pelumas adalah hal penting pada urusan ranjang, yang setiap wanita harus coba untuk meningkatkan kenikmatan seksual. Dalam beberapa kasus, bahkan mengurangi rasa sakit saat penetrasi.

Seperti yang disarankan Amy Levine, pelatih seks,dari SexEdSolutions.com, beberapa wanita menganggap menggunakan pelumas saat seks,mengisyaratkan bahwa vagina mereka tidak sempurna (karena tidak bisa menghasilkan pelumas alami).

Baca: Ingat Kasus Pelecehan Pasien, Begini Nasib Mantan Perawat di Pengadilan Negeri Surabaya

Baca: Segera Cek, 4 Tanda Berbahaya Pada Miss V, Jangan Main-Main Loh

Nyatanya itu salah,  cairan vagina sebetulnya akan muncul tergantung bagaimana rangsangan itu dihasilkan. Jika tidak muncul, mungkin itu akibat kurangnya foreplay atau rendahnya gairah seksual yang dihasilkan.

Agar tidak mengecewakan pasangan apa salahnya Anda menggunakan pelumas, daripada harus menahan rasa sakit dan menghasilkan orgasme palsu.

Dengan memakai pelumas, penetrasi Anda juga akan lebih nikmat dan menyenangkan bagi Anda dan pasangan.

4. Kompromikan seks untuk menemukan kepuasan satu sama lain

Ketahui dan bicarakan daerah sensitif seksual Anda. Ketika Anda tahu apa yang Anda suka, Anda juga harus mengetahui daerah seksual pasangan.

Untuk wanita khususnya, pria butuh arahan dalam membantu Anda mencapai orgasme, jadi jangan ragu memberikan instruksi.

Anda bisa memegang tangan pasangan dan mengarahkan kebagian tubuh Anda yang bisa memuaskan hasrat seksual Anda. Jangan lupa untuk melakukan hal serupa atau menanyakan kepada pasangan bagian mana yang ingin dipuaskan.

5. Selalu ingat perasaan Anda untuknya

Ketika Anda memiliki hubungan emosional dengan pasangan seks Anda, kualitas hubungan seks Anda bisa menjadi lebih kaya dan lebih dalam.

Fokus pada komitmen Anda satu sama lain, rasakan dan lihat diri Anda dan pasangan bukan hanya bersama-sama di tempat tidur, tetapi bersama-sama dalam hidup, dan itu akan meningkatkan gairah Anda.

Kenikmatan seksual dan hubungan intim yang sehat akan terjalin antara Anda dan pasangan.

6. Batasi seks hanya dengan satu orang dalam satu waktu

Cara seks paling aman adalah dengan tidak bergonta-ganti pasangan seks di satu waktu. Jika Anda dan pasangan sudah berkomitmen untuk menjalani hubungan asmara yang eksklusif, maka batasi segala aktivitas seksual hanya dengan Anda dan dirinya. 

Semakin sering Anda bergonta-ganti pasangan seks, apalagi terlibat dengan banyak aktivitas seks berbeda dengan beberapa orang dalam waktu yang berdekatan, semakin tinggi risiko Anda untuk tertular penyakit menular seksual.

Pasalnya, cinta satu malam dengan orang asing erat kaitannya dengan hubungan seks tanpa kondom yang sangat berpotensi menjadi gerbang penyebaran sejumlah penyakit menular.

Pada dasarnya Anda berdua tidak tahu menahu soal detil kondisi kesehatan satu sama lain. Karena jangankan status kesehatan, bahkan nama lengkap, alamat, dan pekerjaan saja mungkin tak pernah menjadi topik obrolan.

Baca: Kenapa Pria Suka Berbohong, Ini Alasannya, Ada Juga Zodiak yang Suka Bohong

Baca: 4 Zodiak Ini Suka Mendramatisir Keadaan, Masalah Kecil Bisa Jadi Besar, Payah!

Jika Anda sudah mantap memutuskan hanya berhubungan seks dengan satu pasangan saat ini, bahkan yang resmi terikat perkawinan sekalipun, Anda juga tetap perlu mengetahui riwayat aktivitas seksualnya yang dulu. 

Cek dan ricek riwayat kesehatan dan aktivitas seksual juga penting setiap kali Anda memulai hubungan dengan orang yang baru.

7. Jaga kebersihan organ intim setelah seks

Tak perlu langsung mandi. Cukup cuci dan bersihkan dulu organ intim Anda. Membersihkan penis dan vagina setelah berhubungan intim berguna untuk mencegah infeksi bakteri atau ragi.

Pasalnya, ketika bercinta penis dan vagina mungkin terpapar berbagai jenis kuman, bakteri, dan kotoran dari berbagai hal.

Misalnya tangan, pelumas, mainan seks, dan mulut. Namun, jangan pakai sabun antibakteri atau cairan pembersih kewanitaan (douching). Bahan kimia dari pembersih-pembersih tersebut justru akan mengacaukan keseimbangan tingkat pH di area intim Anda.

Hal ini yang semakin meningkatkan risiko infeksi atau iritasi. Cukup basuh alat vital Anda dengan air bersih dan ganti celana dalam dengan yang baru (jika ada).

Selain itu, penting juga setelah seks untuk langsung pergi ke kamar mandi dan buang air kecil. Ini adalah salah satu cara utama mencegah penyakit infeksi saluran kencing pada wanita.

8. Cek dan ricek tubuh Anda

Hubungan seks tanpa kondom meningkatkan risiko Anda tertular penyakit kelamin. Sayangnya, banyak jenis penyakit seks menular yang tidak menunjukkan gejala apapun hingga bertahun-tahun.

Meski begitu, ada tanda-tanda awal yang bisa Anda jadikan pertanda bahwa mungkin ada sesuatu yang tidak normal dengan tubuh Anda, yaitu penis atau vagina yang berdarah tanpa sebab, rasa sakit/panas saat buang air kecil, rasa sakit saat berhubungan seks, ruam dan luka pada kulit (termasuk di area genital).

Bagi wanita, gejala termasuk cairan keputihan yang beda dari biasanya (misalnya, cair dan berbongkah, warnanya keruh, lebih putih susu, atau merah muda/berdarah; hingga berbau amis tajam atau busuk) dan vagina yang terasa gatal atau nyeri.

Perhatikan setiap perubahan pada tubuh Anda setelah berhubungan seks (dengan atau tanpa kondom), dan konsultasikan ke dokter jika Anda menemukan tanda dan gejala apapun yang mencurigakan.

Baca: Pasanganmu Berselingkuh? Bikin Dia Mengaku dengan Cara Seperti Ini, Ladies

Baca: Grace Natalie Laporkan Dua Akun Medsos ke Polisi, Karena Dituding Selingkuh dengan Ahok

9. Jalani tes kelamin

Lakukan pap smear jika Anda sudah berusia di atas 21 tahun dan sudah aktif secara seksual (sudah pernah berhubungan seks penetrasi). Selain itu, Anda juga bisa melakukan tes penyakit kelamin secara berkala untuk mengecek status kesehatan Anda.

Pada intinya, prinsip seks aman melatih Anda untuk menjadi lebih bijak dalam berhubungan seksual. Prinsip ini juga sebaiknya sudah mulai diajarkan para orangtua untuk anak-anaknya sebagai bagian dari edukasi seks sedari dini.

10. Berlatih senam alat vital bersama pasangan

Jika Anda merasa otot vagina mulai kendur atau orgasme Anda terlalu cepat, Anda bisa melakukan latihan senam kegel bersama pasangan.

Untuk wanita, Anda bisa meminta bantuan oleh pasangan pria yang menopang panggulnya saat senam kegel dilakukan.

Sedangkan untuk pria, Anda bisa berlatih menahan orgasme dengan bantuan jari jemari pasangan untuk menggenggam penis.

11. Lakukan sesuatu yang berbeda di ranjang

Seks yang sehat kadang tidak melulu harus dilakukan secara monoton, entah dari gaya, penampilan, ataupun lokasi bercinta. Ini bertujuan untuk menambahkan keintiman dan mengurangi jenuh pada seks yang monoton.

Baca: Merasa Ditipu, Gary Memutilasi Pacarnya dan Taruh di 7 Kantong Plastik, Isi Wasiatnya Menghebohkan

Baca: Siapa yang Menaruh Box Kontainer Plastik Berisi Mayat Perempuan di Dalam Musalah?

Cobalah gaya baru atau dengan berpenampilan seksi demi pasangan. Anda juga bisa melakukannya di dapur atau di kamar mandi untuk hubungan intim yang lebih liar.

12. Olahraga bersama

Dengan olahraga seperti lari, hiking, bersepeda, atau sekadar push up atau sit up bersama pasangan, Anda akan merasakan kedekatan dan jalinan yang lebih terbangun.

Coba untuk membantu menyemangati satu sama lain.

Lihat hasil perubahan yang dilakukan dengan berolahraga bersama, Anda dan pasangan pantas untuk menikmati tubuh indah yang dibangun bersama. (*)

Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help