Ahli Radiologi Nyaris Tewas Usai Makan Buah Apel Pantai. Segera Kenali Pohon ini

Pernah ada laporan yang menyebut kasus peradangan mata yang parah dan bahkan kebutaan gara-gara asap pembakaran kayu manchineel.

Ahli Radiologi Nyaris Tewas Usai Makan Buah Apel Pantai. Segera Kenali Pohon ini
ISTIMEWA
Hippomane mancinella 

POS-KUPANG.COM - Pada tahun 1999, ahli radiologi Nicola Strickland pergi berlibur ke pulau Karibia Tobago, surga tropis lengkap dengan pantai yang indah dan sepi.

Pada pagi pertamanya, dia pergi mencari kerang dan karang di pasir putih.

Namun, liburan yang harusnya menyenangkan itu berubah menjadi petaka ketika ia menemukan sesuatu.

Hippomane mancinella (Hans Hillewaert/Wikimedia Commons)

Strickland dan temannya menemukan beberapa pohon buah hijau dan berbau manis tersebar di antara pohon kelapa dan mangga di pantai. Keduanya tanpa pikir panjang memutuskan untuk memakannya.

Namun, apa yang terjadi sungguh di luar dugaan.

Baca: Pasca Cedera, Mohamed Salah Lakukan Sesi Latihan dengan Timnas Mesir

Baca: Jangan Lewatkan, Laga Pembuka Piala Dunia 2018 Rusia vs Arab Malam Ini. Lihat Jadwal Lengkapnya!

Hippomane mancinella (Hans Hillewaert/Wikimedia Commons)

Rasa manis pada gigitan pertama seketika berubah menjadi pedih, terbakar serta rasa sesak yang luar biasa di tenggorokan sampai-sampai mereka tidak bisa menelan.

Ternyata, kedua orang itu telah memakan buah dari pohon manchineel (Hippomane mancinella), pohon beracun yang juga disebut dengan apel pantai atau jambu beracun.

Bahkan pohon tersebut dalam bahasa Spanyol di sebut "Arbol de la muerte" atau yang secara harafiah berarti pohon kematian.

Guinness World Records juga menyebut pohon manchineel sebagai pohon paling berbahaya di dunia.

Baca: Jangan Lewatkan, Laga Pembuka Piala Dunia 2018 Rusia vs Arab Malam Ini. Lihat Jadwal Lengkapnya!

Baca: Kenapa Pria Suka Berbohong, Ini Alasannya, Ada Juga Zodiak yang Suka Bohong

Baca: Kapal Swarna Bahtera Turunkan 376 Penumpang dan 46 Kendaraan di Labuan Bajo

Pohon tersebut berasal dari bagian tropis Amerika Utara, Amerika Tengah, Karibia dan Amerika Selatan bagian utara.

Halaman
123
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help