Para Pendeta Se-Klasis Kupang Berkumpul Untuk Upaya Memekarkan Klasis Ini

Para Pendeta Se-Klasis Kupang berkumpul untuk upaya memekarkan klasis ini.

Para Pendeta Se-Klasis Kupang Berkumpul Untuk Upaya Memekarkan Klasis Ini
POS KUPANG/MARIA ENO TODA
Pendeta Oktovianus Nenohai (Kemeja putih) di Gereja Benyamin Oebufu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Maria A E Toda

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Para pendeta se-klasis Kupang tengah bersama panitia pemekaran Klasis Kupang Tengah menggelar rapat persiapan pemekaran Klasis di Gereja Benyamin Oebufu, Selasa (12/6/2018).

Ketua panitia pemekaran Klasis Kupang Tengah, Pdt. Oktovianus Nenohai, ditemui usai rapat, mengatakan, pertemuan di Gereja Benyamin Oebufu yaitu untuk sosialisasi penjamaatan dalam rangka pemekaran klasis Kupang Tengah.

Baca: Pendeta Mery Kolimon Ingatkan Pemilih Jangan Pilih Pembantu Satu Suku

Baca: Inilah Rudi, Pria yang Dicemburui oleh Pendeta Henderson sehingga Ros Dibunuh di Toilet Gereja

Pemekaran klasis ini merupakan tindak lanjut dari salah satu rekomendasi sidang sinode 33 Rote Ndao pada tahun 2015 lalu.

“Hal ini juga merupakan salah satu keputusan di sidang Klasis Kupang Tengah pada Desember 2015 lalu di Jemaat Betlehem Oesapa Barat dan sidang majelis Klasis tahun 2018 pada januari lalu di jemaat Laharoi Tofa,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk menindaklanjuti keputusan-keputusan tersebut maka majelis Klasis Kupang Tengah membentuk panitia pembentukan dan pemekaran klasis dengan batas waktu kerja sampai Desember 2019.

Baca: Ya Ampun, Ternyata Perselingkuhan Pendeta Henderson dengan Ros Sudah Terjalin 4 Tahun

Baca: Begini 6 Perilaku Aneh Pendeta Henderson Sebelum dan Sesudah Membunuh Mahasiswi di Toilet Gereja

Dan untuk menyamakan persepsi di kalangan pendeta, majelis harian dan orangtua yang diwakili oleh BP3J, panitia sudah merencanakan kegiatan penjemaatan di empat titik yaitu di Jemaat Kalfari Fenu pada 6 juni 2018, di jemaat Naewastu Noelbaki pada 8 Juni, di Jemaat Betlehem Oesapa Barat pada 11 Juni, dan di jemaat Benyamin Oebufu.

Ia juga menambahkan hasil diskusi sudah membuahkan kesepakatan bersama yaitu Klasis Kupang Tengah harus mekar karena sudah memenuhi syarat. Berdasarkan keputusan Sinode, satu klasis minimal 10 jemaat.

Sementara di Klasis Kupang tengah ada 77 jemaat.

Maka dari itu akan dibagi menjadi dua yaitu 35 jemaat berbasis wilayah administrasi Kota Kupang dan 42 jemaat lainnya berbasis Kabupaten Kupang.

Baca: Siapa yang Menaruh Box Kontainer Plastik Berisi Mayat Perempuan di Dalam Musalah?

Baca: Terungkap, Perbincangan Rahasia Hendri dan Korban sebelum Dibunuh dan Dimasukkan ke Kardus

Tujuan pemekaran klasis ini sendiri yaitu untuk mendekatkan pelayanan dan meningkatkan pertumbuhan iman jemaat.

Diharapkan dengan pemekaran ini iman jemaat bisa dikuatkan dengan kunjungan ketua klasis untuk membangun relasi dengan jemaat dalam kaitannya dengan pastoral dan bebwrapa hal lainnya. (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved