Masalah Internal Kelompok Zero-L, Pemuda ini Malah Bakar Fasilitas Pantai Loodik

Pelaku pembakaran fasilitas Pantai Loodik bukan anggota Zero-L yang menjadi pengelola Pantai Loodik.

Masalah Internal Kelompok Zero-L, Pemuda ini Malah Bakar Fasilitas Pantai Loodik
ISTIMEWA
Kelompok pemuda pengelola Pantai loodik Malaka yang menamakan diri Zero-L sedang mengklarifikasi masalah pembakaran dan pengrusakan fasilitas pantai itu bersama Aparat Polsek Kobalima dan Koramil Raihenek 

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Video pengrusakan dan pembakaran fasilitas destinasi wisata di Pantai Loodik Malaka yang viral di media sosial facebook ternyata dipicu masalah internal kelompok pemuda pengelola pantai tersebut.

Koordinator Pantai Loodik, Emen Amaral yang dihubungi POS-KUPANG.COM, Rabu (13/6/2018) menjelaskan, sebenarnya sudah diselesaikan pada hari Minggu (10/6/2018) sebelum videonya viral di media sosial.

"Kami baru saja selesai klarifikasi dengan pihak keamanan yakni Polsek Kobalima dan Koramil 1605 Rai Henek.

Pemkabaran fasilitas pantai Loodik Malaka
Pemkabaran fasilitas pantai Loodik Malaka (screenshot FB)

Baca: Kerusakan Jalan Oesao-Oekabiti Terus Berulang Tahun. Ini Permintaan Warga

Kalo masalahnya sudah diselesaikan secara interen sebelum videonya diviralkan. Karena ini interenal Zero-L sebagai kelompok pengelola.

Jadi viralnya video ini, sudah telat untuk dipublikasikan karena masalahnya sendiri langsung diselesaikan pada waktu kejadian itu juga pada Minggu (10/6/2018), kurang lebih 17.30 waktu setempat.

Sementara video yang diviralkan baru semalam," jelasnya.

LOODIIK
Kelompok pemuda pengelola Pantai loodik Malaka yang menamakan diri Zero-L sedang mengklarifikasi masalah pembakaran dan pengrusakan fasilitas pantai itu bersama Aparat Polsek Kobalima dan Koramil Raihenek.(ISTIMEWA)

Menurut Amaral, kronologi terjadinya pembakaran lopo dari bekas parabola (venus) di Pantai Loodik itu di luar kendali mereka kelompok Zero-L sebagai pengelola,

Karena di saat dirinya sebagai koordinator pengelola bersama tua  tokoh dan masyarakat, penasehat, pendamping, dan anggota Zero-L termasuk yang bermasalah sedang memberi pembinaan serta solusi, tiba- tiba di pinggir pantai sudah terjadi pembakaran lopo.

Baca: Kapal Penumpang Karam, 13 Penumpang Tewas dalam Pelayaran Makassar - Pulau Barang Lompo

"Dengan demikian saat kejadian itu di luar kendali kami. Tapi satunya yang sempat tidak teratasi apinya, duanya bisa dipadamkan tepat pada waktunya," ujarnya.

Terkait pemicunya, Amaral yang awalnya enggan akhirnya menjelaskan bahwa pemicunya adalah terkait isu yang menyebar ke pemuda Dusun Nularan dan Dusun Oburu, bahwasannya Pemuda Dusun Loodik tidak mau lagi bekerja sama lagi dengan pemuda dari dua dusun itu.

Halaman
1234
Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help