Kekalahan, Jiwa Besar dan Politik. Apresiasi untuk Catatan Sepakbola Dion DB Putra

Ada perasaan sakit luar biasa saat pengalaman kekalahan menghampiri idealisme kehidupan yang terarah pada hal-hal yang

Kekalahan, Jiwa Besar dan Politik. Apresiasi untuk Catatan Sepakbola Dion DB Putra
ISTIMEWA
Cover Buku Bola Itu Telanjang karya wartawan Pos Kupang, Dion DB Putra (Penerbit Lamalera, 2010)

Final liga Champions Eropa 2018 akhirnya menasbihkan klub Spanyol, Real Madrid sebagai pemenang untuk ketiga kalinya secara berturut-turut (hattrick) setelah mengalahkan Liverpool dalam pertandingan dramatis.

Ada tangisan Loris Karius, penjaga gawang Liverpool berkebangsaan Jerman itu. Ada pula tangis pilu ketika pemain andalan Liverpool, Mohammad Salah ketika harus digopong keluar lantaran cedera serius.

Suasana batin pengagum (fans) Liverpool begitu tercabik-cabik ketika di puncak segala perjuangan mereka, Loris Karius tergelincir dalam kecerobohan yang susah dipahami hingga berujung pada gol Karim Benzema. Gol-gol Gareth Bale pun menggelorakan fans Los Blancos-Los Merengues.

Persis dua gejolak batin yang bertolakbelakang, euforia kemenangan dan ratap tangis kekalahan. Liverpool harus pulang dengan kepala tegak sambil terus bernyanyi "You'll Never Walk Alone."

Kemenangan dan kekalahan menjadi bagian tak terpisahkan dalam perjalanan karier sepakbola. Dion DB Putra menghadirkan sebuah dialetika yang provokatif dalam dinamika sepakbola pada pelbagai level, mulai dari kampung, kota kabupaten atau provinsi, nasional dan internasional.

Mungkinkah spirit fair play bisa menjiwai kehidupan pemain, pelatih dan pemilik klub pada tataran lokal dan nasional.

Final El Tari Memorial Cup (ETMC) tahun 2017 di Ende masih menyisakan agenda refleksi mendalam ketika kekerasan dan sentimen primordialisme yang dangkal masih merasuki masyarakat kita.

Profesionalisme pesepakbola belum menjadi orientasi dunia olahraga kita. Sepakbola pun masih dianggap sebagai sampingan dari profesi utama di tengah kehidupan kariernya.

"Penyihir bernama Gerrard" demikian satu judul tulisan pada bagian keenam: Menggugat Tuhan (halaman 667) memberi makna eksistensial pada semangat perjuangan yang tak pernah pudar apapun situasi.

Semangat militansi ala pejuang Spartan ini menggambarkan betapa optimisme harus selalu diperjuangkan dalam segala situasi kehidupan hingga akhir perjuangan itu sendiri. Sikap putus asa dan berhenti berjuang bukanlah sikap seorang patriot kehidupan di dalam segala situasi dan keadaan.

Halaman
123
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help