Ini Tanggapan Komisi IV DPRD Kota Kupang terkait Pendaftaran Online Siswa Baru

pendidikan sebagai pilar penting dalam investasi pembangunan SDM kota Kupang di masa yang akan datang agar mampu bersaing baik tingkat nasional

Ini Tanggapan Komisi IV DPRD Kota Kupang terkait Pendaftaran Online Siswa Baru
PK/YEN Yuven Tukung
Yuven Tukung 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Maria A E Toda

POS-KUPANG.COM|KUPANG- Para Calon Siswa baru di Kota Kupang saat ini tengah sibuk mendaftarkan diri ke tempat sekolah yang diinginkan melalui jalur Online. Menanggapi hal ini sekretaris Komisi IV DPRD Kota Kupang Yuvensius Tukung yang dihubungi Rabu (13/6/2018) mengharapakan agar prosesnya bisa berjalan lancar.

" Perihal Proses Penerimaan Siswa Baru secara online kita memberikan apresiasi sebab itu sejalan dengan semangat yang didorong oleh komisi IV. Kita telah memasuki era IT dan ini bagian dari kemajuan dalam sistem pendidikan kita.

Kita berharap dari dinas mampu memastikan semua proses berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar nasional pendidikan (terutama jumlah siswa per rombongan belajar yaitu 28 siswa atau kalaupun dipaksakan adalah 32 dan 11 rombongan belajar untuk satu sekolah). Agar proses pembelajaran ke depannya tidak terganggu," ujar Yuven.

Menurut Yuven, semuanya harus diperhitungkan antara jumlah siswa, jumlah guru, dan jumlah ruangan belajar harus seimbang. Dan hal ini menurutnya membutuhkan komitmen bersama dan kerjasama yang baik dari segenap komponen (dinas,sekolah, dan masyarakat). Ia berharap ruang pendidikan steril dari intervensi politik untuk menjamin kualitas.

" Kita tahu bahwa pendidikan sebagai pilar penting dalam investasi pembangunan SDM kota Kupang di masa yang akan datang agar mampu bersaing baik tingkat nasional maupun secara global. Maka kita harus jujur dan jernih atau bebas dari segala bentuk manipulasi atau rekayasa proses," ujarnya.

Yuven juga menekankan agar harus dipastikan semua siswa agar tidak ada yang tercecer atau tidak terakomodir baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta dan pemerintah harus bertanggungjawab untuk hal itu. (*)

Baca: Wow, Kreatif! Ada Kampung Piala Dunia di Penfui, Kupang

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help