VIDEO: Menangkap Ikan Nila di Kolam Pemancingan Noekele Kabupaten Kupang

Kolam pemancingan Bincar merupakan satu dari beberapa kolam yang terdapat di Kelurahan Tuatuka, Kecamatan Kupang Timur

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM l KUPANG - Kolam pemancingan Bincar merupakan satu dari beberapa kolam yang terdapat di Kelurahan Tuatuka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Terlihat dalam video Andy Sitanggang (29), penjaga kolam pemancingan Bincar di Kelurahan Tuatuka, Kabupaten Kupang saat ditemui POS-KUPANG.COM pada Jumat (25/5/2018) sore mengatakan, dalam satu bulan penghasilan kolam pemancingan yang dijaganya bisa mencapai Rp 4 juta.

"Kebanyakan orang Kota Kupang yang datang pancing. Ikan yang dipancing setelah itu ditimbang dengan harga satu kilogram seharga Rp 60 ribu. Umpan dan alat pancing kami sediakan," ungkap Andy.

Baca: Jefri Legowo Terima Kritikan RD Fidentus Soal Pembangunan Kota Kupang

Andy melanjutkan, jika musim liburan, dalam satu minggu bisa sampai lima rombongan yang berkunjung di tempat pemancingannya. Satu rombongan, kata Andy, bisa mendapatkan sepuluh sampai dua puluh kilogram ikan.

"Ikan yang didapat kadang dibakar dan dikonsumsi di tempat pemancingan, kadang ada sebagian ikan dibawa pulang kalau pegawai-pegawai begitu," katanya.

Ia menambahkan, hanya satu jenis ikan yang hidup di kolam itu, yakni ikan Nila yang dibudidaya di dua kolam pemancingan berukuran dua belas meter kali dua puluh meter. Kedalaman kolam tersebut mencapai dua meter.

Madingin Tampubolon, pemilik kolam pemancingan umum Bincar, yang dihubungi POS-KUPANG.COM per telepon mengatakan, usaha pemancingan ikan tersebut dirintisnya sejak satu setengah tahun dan telah menghasilkan keuntungan baginya sekira Rp 60 juta.

Baca: Ada 4 Kesepakatan Donald Trump - Kim Jong Un dalam Pertemuan di Singapura Hari Ini

Ia menjelaskan, keuntungan dari hasil usaha pemancingannya itu, ia gunakan lagi untuk membangun satu kolam ikan berukuran dua puluh meter kali tiga puluh meter untuk mengembangkan usahanya.

"Jadi orang datang ke situ pada hari biasa, hari Sabtu dan hari Minggu. Kalau ada yang mancing terus pemasukan bisa sampai 2 jutaan. Uangnya kita kumpul-kumpul kita investasikan ke pambangunan kolam baru itu," katanya.

Madingin mengaku, selanjutnya ia akan melakukan budidaya ikan Mas, karna baginya ikan tersebut memiliki pasar dan prospek yang bagus serta harganya pun mahal.

"Ikan mas karena di Kupang sini susah cari ikan mas. Biasanya orang Batak itu kalau bikin pesta kan itu barang mesti ada, kalau tidak ada tidak jadi itu pesta," ungkap Madingin.

Baca: Hamilton Akui Ferrari Lebih Baik daripada Mercedes, Benarkah?

Dirinya berharap, pemancingan umum miliknya bisa menjadi satu tempat rekreasi pemancingan ikan favorit masyarakat kota Kupang karena tempat pemancingan itu memiliki pemandangan yang bagus, dikelilingi persawahan warga yang menarik. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved