Pilgub NTT 2018

VIDEO: Diskusi Publik di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Emi Nomleni Bicara tentang DeMAM

Acara ini diselenggarakan oleh Sinode GMIT bekerja sama dengan UKAW. Tampil sebagai moderator, Ir. Rodialek Pollo, M.Si.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Calon Wakil Gubernur (Cawagub) NTT dari Paket Marhaen, Ir. Emi Nomleni menyebutkan bahwa saat ini di daerah tertutama di desa ada program dana desa atau ADD dan di tingkat Provinsi ada Program Desa Mandiri Anggur Merah (DeMAM). Program ini perlu mendapat evaluasi secara menyeluruh.

Emi Nomleni menyampaikan hal ini ‎pada acara diskusi publik dengan tema Quo Vadis NTT- Bedah Visi dan Misi Cagub dan Cawagub NTT di Aula Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Selasa (12/6/2018).

Acara ini diselenggarakan oleh Sinode GMIT bekerja sama dengan UKAW. Tampil sebagai moderator, Ir. Rodialek Pollo, M.Si.

Hadir Ketua MUI NTT, H. Abdul Makarim, Tokoh GMIT, Dr.  Andreas Ye‎wangoe, para tokoh pemuda GMIT, Juru Bicara KPU NTT, Yosafat Koli dan para undangan lainnya.

Menurut Emi, ada beberapa sektor penting yang dapat menggerakkan perekonomian masyarakat. ‎Beberapa program yang memberi ruang bagi rakyat dan mempercayakan rakyat untuk berbuat atau berkontribusi dalam pembangunan.

"Kalau di desa saat ini ada program dari pemerintah pusat, yakni‎ ADD dan di NTT sendiri dengan Program DeMAM," kata Emi.

Dijelaskan, untuk program DeMAM memang terdapat perdebatan, tetapi bukan pada substansi anggaran yakni apakan dana itu sampai kepada rakyat atau tidak.

"Jadi bukan persoalan apakah dana itu sampai kepada rakyat atau tidak, melainkan pada soal pelaksanaannya," jelas Emi.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved