Home »

Techno

» Apps

Manfaatkan Pompa Barsha, Ndiki Mbilijawa Senang Bisa Panen Sayur di Tengah Musim Kering

Palindi Organik Desa Laipandak menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Komunitas Radio Max FM Waingapu

Manfaatkan Pompa Barsha, Ndiki Mbilijawa Senang Bisa Panen Sayur di Tengah Musim Kering
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Ndiki Mbilijawa sedang menunjukkan sayuran yang dibudidayakan bersama Koptan Palindi Organik. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS KUPANG.COM | WAINGAPU- Para petani kelompok Palindi Organik Desa Laipandak, Kecamatan Wulawaijelu, Kabupaten Sumba Timur menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Komunitas Radio Max FM Waingapu yang telah memperhatikan mereka dengan memberikan bantuan pompa barsha.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Kelompok Tani Palindi Organik Gerardus Nggau Behar mewakili para petani kelompok kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (8/6/2018) sore.

Baca: Kali Ketiga Mahasiswa Prodi Fisika FKIP Undana Kupang Tak Diwisudakan

Kata Behar, selain berikan bantuan pompa barsha dengan teknologi hanya menggunakan tenaga air tanpa menggunakan BBM untuk penggerak air, pihak yayasan juga memberikan bantuan bibit sayuran dan pupuk organik serta membimbing kelompok tani untuk bagaimana cara menanam sayur.

"Keberadaan kami selama ini ingin sekali bertani organik, tapi serba terbatas, mulai dari SDM dan peralatan. Namun atas dukungan yayasasan Komunitas Radio Max FM, terbukti kita sudah bisa panen sayuran perdana di tengah musim kering," ungkap Behar.

Baca: VIDEO: Jelang Berakhir Masa Jabatan, Gubernur NTT Lantik 10 Pejabat Eselon II

Anggota kelompok tani Palindi Organik, Ndiki Mbilijawa kepada POS-KUPANG.COM mengaku dengan adanya bantuan pompa barsha ini, sangat membantu meningkatkan ekonomi mereka.

Menurutnya, pompa barsha tersebut tidak membutuhkan biaya begitu besar karena tidak ada biaya pembelian BBM, karena hanya menggunakan tenaga air sudah bisa untuk penyiraman lahan sayur.

"Selama ini, musim kering lahan ini tidak pernah difungsikan. Kami hanya tanam jagung di musim hujan saja, tetapi dengan adanya pompa barsha ini pada musim kering ini juga bisa kami tanam sayur dan juga panen sayur. Saya sangat senang," ungkap Mbilijawa.

Baca: BREAKING NEWS: Penangkapan Pengedar Sabu di TDM Kupang Terbesar di NTT. Ini Jumlahnya

Direktur Yayasan Radio Max FM Waingapu, Heinrich Dengi kepada POS-KUPANG.COM mengatakan, pihak yayasan memberikan bantuan Pompa barsha tersebut demi meningkatkan ekonomi petani di kelompok itu sendiri.

Project Leader Adi Lagur kepada POS-KUPANG.COM menambahkan, pompa barsha tersebut diberikan sistem sewa pakai dengan 80 persen hasil sayur untuk Koptan dan 20 persen untuk pihak yayasan Komunitas Radio Max FM Waingapu.

Baca: VIDEO: Jelang Berakhir Masa Jabatan, Gubernur NTT Lantik 10 Pejabat Eselon II

Kata dia, jika kelompok tani tidak berusaha lagi, maka pihaknya akan mengambil kembali pompa barsha tersebut untuk dialihkan kepada kelompok tani lain yang juga membutuhkannya. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help