Ini yang Dilakukan HIMBOEN Kupang dan Yayasan Taim Hine Aleta Baun NTT di Tamnos Kota Kupang

bicara tentang lingkungan kita berbicara tentang tubuh manusia, karena lingkungan hidup adalah sebagai nafas kehidupan manusia

Ini yang Dilakukan HIMBOEN Kupang dan Yayasan Taim Hine Aleta Baun NTT di Tamnos Kota Kupang
pos kupang.com, gecio viana
Suasana memperingati hari Lingkungan Hidup sedunia yang dilaksanakan HIMBOEN Kupang, Yayasan Taim Hine Aleta Baun NTT bekerjasama dengan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Kupang di Taman Nostalgia Kota Kupang, Jumad (8/6/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM l KUPANG - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati tanggal 5 Juni setiap tahunnya, Himpunan Mahasiswa Banam, Onam dan Oenam (Himboen) Kupang bekerjasama dengan Yayasan Taim Hine Aleta Baun NTT didukung Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Kupang menanam 500 Anakan Mangga di Taman Nostalgia Kota Kupang, Jumat (8/6/2018) siang.

Hal itu disampaikan Kekson Salukh, Ketua Umum Himboen Kupang melalui rilisnya yang diterima POS-KUPANG.COM, Jumad (8/6/2018) siang

Ia mengatakan, tujuan kegiatan tersebut selain memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia juga bertujuan mendukung program Pemkot Kupang untuk menjadikan Kota Kupang sebagai Kota Kasih (Kota, Aman, Sejuk, Indah dan Bersih).

"Kita hari ini baru membuat kegiatan untuk memperingati hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kita kerjasama dengan Yayasan Taim Hine Aleta Baun NTT di dukung Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang yang memiliki visi sama untuk mewujudkan kota Kupang sebagai kota yang Hijau, Bersih dan Sehat," ungkapnya

Obed Kadji selaku Kadis Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Kupang dalam sambutannya mengungkapkan, dirinya berterimakasih kepada yayasan Taim Hine Aleta Baun dan Himboen Kupang yang sudah menyelengarakan kegiatan tersebut.

Kedepan, lanjut Obed, ia berharap kegiatan seperti itu terus di jalankan demi terciptanya Kota Kupang sebagai Kota Kasih.

"Bukan hanya tanam saja tapi harus pelihara dan rawat juga. Kita disini kekurangan selang air. Semoga Yayasan Taim Hine Aleta Baun NTT bisa membantu kami." ungkapnya.

Sementara itu, Owner Yayasan Taim Hine Aleta Baun, Aleta Baun dalam sambutannya mengatakan, bicara tentang lingkungan kita berbicara tentang tubuh manusia, karena lingkungan hidup adalah sebagai nafas kehidupan manusia.

Lanjut Aleta, baginya Tanah adalah daging,
Batu adalah tulang, Air adalah darah dan Hutan adalah Pori-pori atau rambut.

"Melayani itu penting, bukan untuk dilayani. Menanam hari ini adalah investasi kita untuk masa depan. Kita melayani untuk manusia, alam dan Allah itu sangat penting," Katanya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah orang yang tergabung dalam HMJ Kehutanan Politani Kupang, Permasa Kupang, Communitas Vino Bickers Kupang, DPD Pospera, OMK Amarasi Barat, Ketua Karang Taruna Amarasi Barat. (*)

Baca: Kasus Curanmor Marak di Kota Kupang, Anda Lengah Sepeda Motor Hilang Sekejap

Penulis: Gecio Viana
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help