Tak Temukan Penjudi, Polisi Bongkar dan Bakar Tenda Judi di Manggarai Saat Penggerbekan

Polisi tidak mendapat pelaku judi dan hanya menemukan tenda yang dibangun untuk permainan judi.

Tak Temukan Penjudi, Polisi Bongkar dan Bakar Tenda Judi di Manggarai Saat Penggerbekan
POS KUPANG/ARIS NINU
Penggerebekan judi sabung ayam di Kelurahan Waso,Manggarai

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Aris Ninu

POS-KUPANG-COM|RUTENG--Aparat Polres Manggarai menggerebek lokasi perjudian sabung ayam yang berada di Kampung Rowang dan Konggang, Kelurahan Waso, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Rabu (6/6/2018) siang.

Dalam penggerebekan di dua lokasi itu, polisi tidak mendapat pelaku judi dan hanya menemukan tenda yang dibangun untuk permainan judi.

Tenda yang dibangun lalu dibongkar dan dibakar oleh aparat Polres Manggarai.

Demikian Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK melalui Kasat Binmas Polres Manggarai, AKP Agus Janggu kepada POS-KUPANG-COM di Ruteng, Kamis (7/6/2018) pagi.

Baca: Bupati Manggarai dan Plan Tanda Tangan MoU STBM

Baca: SD Kristen Citra Bangsa Kupang Gelar Pentas Seni. Ini Tanggapan Kepala Sekolah dan Guru

Agus menjelaskan, dalam penggerebekan itu dirinya bersama Bhabinkamtibmas Kecamatan Langke Rembong dan anggota Satuan Sabara di bawah pimpinan, KBO Sabara, Ipda Urbanus Umar.

Penggerebekan lokasi judi sambung ayam di dua tempat sesuai informasi yang didapatkan.

‪Pengerebekan pertama di Kampung Rowang tepatnya di samping SMAK Swakarsa Ruteng. Di lokasi pertama petugas tidak menemukan atau mendapatkan para pelaku sambung Ayam.

Selanjutnya ‪di lokasi kedua di Konggang, Kelurahan Waso yang berada di kawasan hutan atau 2 KM dari dari pemukiman masyarakat.

"Akses untuk masuk di lokasi kedua sedikit terhambat karena jalan batu yang tidak tersusun,"papar Agus.

Baca: Mantap! Ratusan Siswa SMP Hanura Danga Pungut Sampah di Kompleks Pasar

Baca: BERITA POPULER: Hak Politik Marianus Sae di Tahanan Hingga Pesan Mesum Untuk Via Vallen dan Rusuh

Di lokasi kedua, ujar Agus, lagi-ĺagi petugas tidak menemukan para pemain sambung ayam. Tetapi yang ada di lokasi hanya tenda yang sudah dibuàt sedemikian rupa untuk dijadikan arena sambung ayam.

"Petugas langsung mengambil tindakan dengan membomgkar tenda arena tersebut kemudian membakar langsung di. tempat.informasi yang kami dapat dari masyarakat setempat aktivitas judi sambung ayam biasa dilakukan pada sore hari sekitar pukul 16.00 wita sampai pukul 18.30  wita," tutur Agus. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help