Ini Sanksi Bagi Perusahaan yang Tak Bayarkan THR Karyawannya

Manajemen perusahaan diwajibkan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan bagi karyawan yang merayakannya.

Ini Sanksi Bagi Perusahaan yang Tak Bayarkan THR Karyawannya
TRIBUNNEWS
Ilustrasi 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Tak terasa satu minggu lagi umat muslim akan merayakan Hari Kemenangan, Hari Raya Idul Fitri. Maka dari itu bagi manajemen perusahaan diwajibkan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan bagi karyawan yang merayakannya.

Dalam hal ini, berdasarakan Surat Edaran Kementerian Ketenaga Kerjaan RI nomor 2 tahun 2018, serta surat edaran dari Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Nakertrans tentang pembayaran THR Keagamaan mewajibkan pihak pemberi pekerjaan (Perusahaan) membayar THR paling lambat H-7.

Kepala Dinas Nakertrans Kota Kupang, Goza Yohanes kepada wartawan mengatakan, pembayaran THR sesuai rencana pemantauan pembayaran THR akan dilakukan, Jumat 8 Juni 2018.

"Pemantauan pembayaran ini kami rencana lakukan pada Jumat nanti, tapi semua akan dilihat dengan waktu pak walikota nantinya," kata Goza.

Menurutnya, terkait pemantauan pembayaran THR, sebelumnya pihaknya telah mengirim surat dan juga imbauan melalui spanduk yang dipasang dibeberapa titik strategis, serta instruksi Walikota.

Instruksi ini isinya perusahan wajib membayar THR kepada pekerja minimal H-7, karena jika tidak akan dikenakan denda.

Ia menambahkan pembayaran THR oleh perusahan kepada pekerja ini sekali gaji dengan melihat masa kerjanya.

Jika pekerja bekerja satu tahun maka THR yang dibayar satu kali gaji, tapi jika di bawah satu tahun seperti masa kerjanya enam bulan tinggal dihitung 6 dibagi 12 dikali upah minimum. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help