Yuk, Kuliah di FISIP Unwira Kupang, Mahasiswa Diasah Menjadi 'Trigger' Perubahan

Mahasiswa FISIP Unwira yang kelak menjadi pemimpin harus dididik melalui kurikulum multidisipliner

Yuk, Kuliah di FISIP Unwira Kupang, Mahasiswa Diasah Menjadi 'Trigger' Perubahan
POS KUPANG/BENNY DASMAN
Dekan FISIP Unwira, Drs. Marianus Kleden, M.Si 

PADA awal pendiriannya, 25 Maret 1982, Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang hanya membuka tiga fakultas. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknik dan Fakultas Filsafat.

Setelah dua tahun berjalan, Unwira baru membuka Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Memayungi Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik. Pada tahun akademik 2000-2001, dibuka program studi baru, Ilmu Komunikasi. Semuanya terakreditasi B.

Dekan FISIP Unwira Kupang, Drs. Marianus Kleden, M.Si, secara gamblang menyebut Program Studi Ilmu Pemerintahan mempelajari secara khusus proses penyelenggaraan pemerintahan suatu negara.

Studi tentang pemerintahan diadakan karena didasari bahwa perumusan dan pengelolaan kebijakan pembangunan di sektor pemerintahan di masa-masa mendatang akan bertambah kompleks, terlebih lagi dengan adanya reformasi politik yang menghendaki adanya penegakan clean government dan good governance.

Karena itu, para mahasiswa FISIP Unwira yang kelak menjadi pimpinan dan sumber daya manusia di sektor ini harus dididik melalui kurikulum multidisipliner yang menggunakan teori-teori dan metode dari berbagai bidang keahlian, antara lain manajemen publik, ilmu politik, studi kebijakan, manajemen pemerintahan daerah, otonomi daerah dan politik lokal.

Sarjana-sarjana FISIP Unwira jebolan program studi ini, diakui Marianus, telah banyak yang menyumbangkan keahliannya, tidak hanya pada berbagai jenjang pemerintahan (birokrat/pegawai), Badan Usaha Milik Negara/Daerah tetapi juga profesional seperti dalam bidang akademik, politisi/legislator, LSM, pendidik/peneliti bidang pemerintahan, konsultan (pemerintahan), maupun bidang profesional lainnya.

Mereka tidak saja handal, namun juga memiliki kemampuan praktis dalam memecahkan masalah secara efektif dan efisien, bermoral, serta mempunyai komitmen sosial yang tinggi.

"Bahkan ada yang menjadi wartawan (Kompas) dan media cetak lainnya. Juga ada yang pernah menjabat wakil bupati. Bernard Pelle itu alumni FISIP Unwira, pernah menjadi Wakil Bupati Rote Ndao," ujar Marianus di Kampus Penfui-Kupang, Selasa (24/4/2018) lalu.

Untuk Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Marianus dan para dosen membentuk sarjana-sarjana profesional administrasi publik (public administrations) yang kelak diharapkan dapat menyumbangkan keahliannya pada berbagai jenis organisasi (pemerintahan/bisnis) mulai dari level puncak (top management), menengah (middle management), dan bawah (low management).

Juga sebagai eksekutif-eksekutif organisasi yang tidak saja handal intelektualitasnya melainkan juga profesional kecakapannya serta memiliki komitmen moral dan sosial yang tinggi, dilengkapi penguasaan keterampilan administrasi popular (seperti aplikasi komputer, pembukuan dan sebagainya).

Halaman
1234
Penulis: Benny Dasman
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved