Willy Lena Sebut Stok Pangan Nagekeo Dua Bulan Kedepan Aman

Stok pangan di wlayah Nagekeo untuk dua bulan kedepan masih tersedia. Ini kata Kadis Tahan Pangan Nagekeo

Willy Lena Sebut Stok Pangan Nagekeo Dua Bulan Kedepan Aman
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Kadis Tahan Pangan Nagekeo, Willy Lena 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG. COM | MBAY -- Stok pangan di wlayah Nagekeo untuk dua bulan kedepan masih tersedia.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Tahan Pangan Kabupaten Nagekeo, Willy Lena, kepada Pos Kupang, Selasa (5/6/2018).

"Untuk Nagekeo sekarang stok pangan untuk dua bulan kedepan masih cukup.
Dasar kita itu memang sampai dengan sekarang laporan-laporan dari teman-teman penyuluh dan kita punya petani perwakilan yang swadaya maupun yang mitra-mitra dikelompok itu belum ada reaksi misalnya mengeluh sudah kurang pangan, " ungkap Willy.

Willy mengatakan, untuk Nagekeo tidak terjadi rawan pangan hanya saja mengalami defisit. Hampir setiap tahun mengalami defisit hingga 50 persen.

"Selama ini Nagekeo memiliki potensi yang menunjang sehingga dua bulan kedepan masih cukup," papar Willy.

Willy mengatakan, harga barang dan pangan dipasar-pasar yang ada di Nagekeo masih normal. Tidak ada kenaikan yang meresahkan masyarakat.

"Dibuktikan itu harga barang dipasar itu masih normal. Makanya kita kontak ke Provinsi itu bahwa harga pangan relatif stabil," ungkap Willy.

Willy mengaku stok pangan juga ada yang dipasok dari luar daerah tapi saat ini ketersediaan pangan di Nagekeo masih ada.

"Dan juga ada beberapa jenis pangan yang pasok dari luar tetapi untuk sementara ketersediaannya didaerah masih ada dan cukup," ungkap Willy.

Willy mengatakan, cadangan pangan lain itu kita setiap tahun mendapat jatah cadangan pangan pemerintah itu setiap Kabupaten Kota itu setiap tahun dapat 100 ton beras.

"Itu bersiap untuk antisipasi stok pangan kurang. Itu merupakan alokasi nasional. 200 ton untuk provinsi manakala kabupaten membutuhkan kurang dari 100 bisa mengajukan proposal untuk bisa memperoleh beras tersebut. Yang terpenting ada pernyataan resmi dari bupati selaku ketua dewan ketahanan pangan kabupaten Kota. Dengan data yang valid atau akurat," papar Willy.

Willy juga mengatakan, kalau menu makanan yang dikonsumsi oleh warga atau rumah tangga sekarang itu bervariasi dan frekuensi makan juga masih normal yaitu makan tiga kali sehari. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved