113 Desa di Nagekeo Alami Defisit Pangan 50 %

Semua desa dan kelurahan di Nagekeo itu mengalami defisit stok pangan hingga 50 persen.

113 Desa di Nagekeo Alami Defisit Pangan 50 %
ISTIMEWA
Ilustrasi ubi kayu malang 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG. COM|MBAY -- Semua desa dan kelurahan di Nagekeo itu mengalami defisit stok pangan hingga 50 persen.

Jumlah desa di Kabupaten Nagekeo yaitu 113 Desa. Hampir semua desa mengalami defisit hingga 50 persen.

Hal itu dipengaruhi oleh topografi, cuaca dan iklim yang tidak menentu. Dan masih banyak lagi faktor lain.

Kalapun hasil panennya ada tapi relatif mencukupi kebutuhan.

"Kami rutin ke lapangan untuk memantau langsung kondisi. Khusus untuk daerah yang topografi sulit itu bisa defisit," ungkap Kepala Dinas Tahan Pangan Nagekeo, Willy Lena, Selasa (5/6/2018).

Willy Lena mengaku, pihaknya terus berupaya memberdayakan petani untuk tanam holtikultura. Sehingga dua hingg tiga bulan sudah bisa panen.

Dari hasil panen itu bisa dijual dan juga dikonsumsi oleh anggota rumah tangga.

"Kita perdayakan petani holtikultura sehingga mereka bisa dua sampai tiga bulan untuk bisa panen," ungkap Willy.(*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved