Sulaiman Ternyata Ingat Pesan Uskup Mgr. Frans

artinya semua bentuk pelayanan di kantor ini harus dilakukan dengan hati yang tulus, yang ikhlas. Tidak boleh ada sekat pemisah.

Sulaiman Ternyata Ingat Pesan Uskup Mgr. Frans
pos kupang.com, frans krowin
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, Ishak Sulaiman

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Sampai saat ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, Ishak Sulaiman, S.Ag tetap mengingat pesan Uskup Larantuka, Mgr. Frans Kopong Kung, Pr. Pesan itu adalah menjadikan Kantor Kementerian Agama sebagai rumah besar umat beragama.

"Sampai saat ini saya masih tetap ingat pesan Uskup Larantuka yang disampaikan melalui Deken Dekenat Lembata, Romo Sinyo da Gomes. Pesan itu adalah menjadikan Kemenag sebagai rumah besar umat beragama," ujar Ishak Sulaiman ketika ditemui Pos Kupang.Com di ruang kerjanya, Senin (4/6/2018).

Pesan Uskup itu, katanya, sampai sekarang tetap terekam dalam hati. Pesan itu juga dijadikan sebagai motivasi dalam menakhodai institusi yang dipimpinnya.

Dalam setiap pertemuan internal dengan seluruh komponen di lingkungan kantor itu, katanya, ia selalu mengingatkan tentang pelbagai hal terkait menjadikkan Kemenag Lembata sebagai rumah besar umat beragam di daerah itu.

"Itu artinya semua bentuk pelayanan di kantor ini harus dilakukan dengan hati yang tulus, yang ikhlas. Tidak boleh ada sekat pemisah. Tidak boleh ada sikap saling curiga antara satu terhadap yang lain. Tak boleh ada kasak kusuk sehingga saling menjerumuskan bahkan mempertentangkan," ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, seluruh pegawai di lingkungan Kemenag Lembata agar memahami pesan tersebut dan melaksanakannya dalam aktivitas sehari-hari. Jika ini ditunaikan secara baik, maka pihaknya optimis pesan Uskup itu akan menyata dan terpancar luas ke dalam lingkungan masyarakat. (*)

Baca: Sambut Idul Fitri Polres Sumba Timur Gelar Rakor Operasi Patuh Turangga 2018

Tags
Lewoleba
Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help