21 Paket Fisik Dinas PU Sudah Dikontrak

optimis, dengan lelang yang lebih awal maka pekerjaan fisik di lapangan bisa selesai sebelum akhir tahun.

21 Paket Fisik Dinas PU Sudah Dikontrak
pos kupang.com, dion kota
Kepala Dinas PU Kabupaten TTU, Yanuarius Salem

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, KEFA - Dari 27 paket fisik Dinas Pekerjaan Umum ( PU) Kabupaten TTU yang akan dikerjakan di tahun 2018, saat ini 21 paket sudah dikontrakan kepada pemenang lelang untuk dikerjakan.

Sedangkan enam paket fisik sisanya, tiga di antaranya terancam batal akibat masalah tanah.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PU Kabupaten TTU, Yanuarius Salem kepada pos kupang, Sabtu (2/6/2018) melalui sambungan telepon.

Salem menjelaskan, dari 21 paket yang sudah dikontrakan tersebut, 11 paket milik Bidang Bina Marga, dan 10 paket lainnya milik Bidang Irigasi.

Untuk tiga paket yang terancam batal dikerjakan tahun ini merupakan paket pengerjaan dua embung di napan dan satu paket irigasi di Inbate.

Untuk pembangunan embung, hingga saat masih bermasalah dengan lahan karena masyarakat belum mau memberikan lahannya.

Sedangkan pembangunan irigasi inbate, bermasalah karena masuk kawasan hutan.

" Kita sudah coba bangun komunikasi dengan masyarakat terkait pembangunan dua embung tersebut, namun hingga saat ini belum ada kesepakatan. Masyarakat enggan melepaskan lahannya untuk dibangun embung.

Sedangkan untuk pembangunan irigasi, kita sudah bersurat ke kementrian kehutanan, tetapi hingga saat ini belum ada jawaban. Jika dalam waktu dekat masih belum ada titik terang terkait masalah lahan pembangunan embung dan irigasi tersebut, maka paket embung dan irigasi batal dikerjakan tahun ini," jelas Salem.

Untuk tahun ini, lanjut Salem, pelelangan paket fisik di ULP dilakukan lebih cepat dibandingkan tahun lalu. Dirinya optimis, dengan lelang yang lebih awal maka pekerjaan fisik di lapangan bisa selesai sebelum akhir tahun.

" Tahun kemarin kita kejar-kejaran dengan penyerapan karena sudah mendekati akhir tahun. Sedangkan tahun ini kita lelang lebih awal sehingga saya optimis bisa selesai sebelum akhir tahun," sebutnya.

Ketika disinggung terkait pekerjaan fisik yang menggunakan dana alokasi khusus, Salem mengatakan, tahun ini Dinas PU mengelolah 22 Miliar anggaran DAK. Dimana, Rp 17 miliar untuk Bidang Bina Marga dan Rp 5 Miliar untuk Bidang Irigasi Rp 17 Miliar anggaran DAK digunakan untuk pembangunan jalan Kefamenanu - Nunpoho dengan panjang 11 Km. Saat ini, pekerjaan fisiknya sudah mulai dikerjakan oleh pemenang tender.

" Untuk progres fisik pekerjaan yang menggunakan anggaran DAK sudah mencapai 20 persen. Kita optimis dana DAK bisa terserap seluruhnya. Kita terus membangun komunikasi dengan para pemenang paket yang anggarannya dari DAK untuk bekerja sesuai kontrak agar realisasi pencairan DAK bisa 100 persen," pungkasnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help