NPL di NTT Masih Dibawah Lima Persen

likuiditas industri perbankan di Provinsi NTT dinilai masih cukup terjaga meskipun rasio LDR tergolong di atas normal

NPL di NTT Masih Dibawah Lima Persen
pos kupang.com, hermina pello
Peserta kegiatan diseminasi kebijakan BI Terkini dan Kesiapan Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H di ruang Sasando kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Kamis (31 /5/2018

Laporan Wartawan POS-KUPANG. COM, Hermina Pello

POS-KUPANG. COM, KUPANG - -Pertumbuhan kredit perbankan di Provinsi NTT pada April 2018 sebesar 17,03% (yoy), relatif stabil sejak awal tahun 2018. Pertumbuhan di NTT lebih tinggi dibandingkan nasional yang tumbuh sebesar 8,94% (yoy).

Adapun NPL di Provinsi NTT tercatat sebesar 2,47 persen , sedikit mengalami tren peningkatan sejak awal tahun (2,18, persen per Jan 2018) namun masih tetap terjaga dan di bawah batas 5 persen . Begitu pula dengan NPL perbankan secara nasional yang masih tetap dalam level manageable sebesar 2,79 persen.

Demikian Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Naek Tigor Sinaga pada acara diseminasi kebijakan BI Terkini dan Kesiapan Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H di ruang Sasando kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Kamis (31 /5/2018) sore.

Dalam press release, Tigor mengatakan likuiditas industri perbankan di Provinsi NTT dinilai masih cukup terjaga meskipun rasio LDR tergolong di atas normal sebesar 108,82 persen per April 2018.

Tren LDR yang cukup tinggi di NTT lebih dikarenakan banyak kantor cabang bank nasional yang berlokasi di NTT mendorong penyaluran kreditnya di Provinsi NTT terutama untuk konsumsi dan modal kerja sementara asal dananya banyak berasal dari daerah lain di Indonesia.

Selain itu, likuiditas bank yang berkantor pusat di Provinsi NTT sampai saat ini terpantau masih mencukupi, tercermin dari rasio alat likuid terhadap non core deposit (terdiri dari 30% giro, 30% tabungan dan 10% deposito) dan terhadap total DPK dalam sebulan terakhir yang selalu terjaga di atas batas minimum.

Begitu pula dengan level LDR yang tetap terjaga optimum dalam rentang batas yang ditentukan. Ke depan, likuiditas perbankan di Provinsi NTT khususnya dan nasional pada umumnya tetap terjaga dengan tersedianya likuiditas yang senantiasa dijaga Bank Indonesia. (*)

Baca: Angkutan Udara Sumber Inflasi Pada Mei 2018

Penulis: Hermina Pello
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help