Menangkan Lomba DI Teladan Tingkat Nasional, Andre: Inovasi Kami untuk Kesejahteraan Rakyat

Tiga tahun berturut-turut Daerah Irigasi (DI) dan P3A di Provinsi NTT mendapat juara dalam lomba DI dan P3A teladan tingkat nasional.

Menangkan Lomba DI Teladan Tingkat Nasional, Andre: Inovasi Kami untuk Kesejahteraan Rakyat
POS-KUPANG.COM/KANIS JEHOLA
Kadis PUPR NTT, Ir. Andre W Koreh, MT 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kanis Jehola

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Tiga tahun berturut-turut Daerah Irigasi (DI) dan P3A di Provinsi NTT mendapat juara dalam lomba DI dan P3A teladan tingkat nasional. Lalu bagaimana tanggapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT, Ir. Andre W Koreh, MT mengenai prestasi ini?

"Kami merasa senang dan bersyukur. Keberhasilan ini sekaligus memotivasi kami untuk menularkan pola pengelolaan DI, juru, pengamat, P3A menganut tatacara mekanisme prosedur yang sudah ditetapkan secara standar oleh kementerian," kata Andre saat dimintai tanggapannya, Kamis (31/5/2018).

Baca: Menangkan Lomba Daerah Irigasi Teladan Tingkat Nasional, Benny: Modal Kami Kompak dan Ikut Aturan

Dikatakannya, jika saat ini lembaganya yang berurusan dengan infrastruktur tersebut dinilai baik atau semakin lebih baik berarti apa yang mereka lakukan selama ini sudah on the track.

"Artinya, yang kami lakukan sudah sesuai dan benar dan kami dari waktu ke waktu akan terus melakukan pembenahan. Dan sebagai orang yang mempresentasikan khusus untuk DI Malaka, saya merasa termotivasi untuk DI yang lain menggunakan pola yang ditetapkan DI Malaka sehingga akan menjadi lebih baik," kata Andre.

Dikatakannya, tujuan utama lomba bukan sekadar menjadi juara. Juara, katanya, cuma motivasi. Tapi yang penting bahwa mereka diadu untuk mengetahui sejauhmana kinerja mereka selama ini, baik pengelolaan DI, P3A dan lain-lain.

Tapi lebih dari itu adalah apa yang mereka lakukan dengan perbaikan-perbaikan dan inovasi semuanya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

"Apalah gunanya hadiah atau juara kalau masyarakat tidak sejahtera akibat dari intervensi program ini. Jadi semua yang dilakukan bermuara pada kesejahteraan masyarakat," katanya.

Dengan adanya inovasi dan terobosan dalam pengelolaan DI, jelas Andre, diharapkan produktivitas masyarakat akan semakin baik. Misalnya, jika tadinya indeks pertanaman cuma 1,5 kali, maka dengan pengaturan air secara baik bisa menjadi 2 bahkan 2,5 kali setahun. "Kalau pola pertanaman meningkat berarti ada peningkatan produksi pertanian dan berarti masyarakat sejahtera," katanya.

Andre mengharapkan keikutsertaan dalam lomba jangan dilihat hanya mengejar hadiah tapi lebih pada memotivasi untuk menilai kinerja kami. "Ternyata yang kami kerjakan ini on the track. Buktinya kami diadu dengan daerah lain kami masuk nominasi," katanya.

Tapi jauh lebih penting ialah produktivitas pertanian tadi. Bagaimana lahan tidur dioptimalkan. Ketersediaan air yang diatur sedemikian rupa, bagaimana mengatur air secara baik. Filosofinya air yang sedikit ini kita gunakan secara baik.

"Kalau tidak dikelola baik, investasi pemerintah pusat bermiliaran bahkan triliun akan sia-sia. Itu makanya OP dilombakan," katanya.

Dikatakannya, jika pihaknya dinilai baik tentu mereka akan lebih semangat lagi dalam kekurangan. Lomba ini juga sebagai penilaian kinerja untuk mengetahui apa yang kita kerjakan. Kalau ada kekurangan itu yang akan kita perbaiki.

"Kami juga dinilai baik karena koordinasi kami baik. Jadi keterpaduan dan kekompakan kami baik," katanya. (*)

Penulis: Kanis Jehola
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved