Dugaan Penculikan Anak di Kupang

HAH! Pelaku Penculikan Anak Jaksa Adalah Ibu-ibu Berusia 40 Tahun dari Kampung Baru

Terduga pelaku penculikan CN (40),yang berprofesi sebagai wiraswasta ditangkap oleh tim gabungan di wilayah Bimoku, Kupang.

HAH! Pelaku Penculikan Anak Jaksa Adalah Ibu-ibu Berusia 40 Tahun dari Kampung Baru
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kapolres Kupang Kota, AKBP Anton C. Nugroho bersama terduga penculik Richard Mantholis, CN (40) di Mapolres Kupang Kota, Selasa (29/5/2018) malam. 

Richad Mantolas diduga telah diculik oleh tiga orang yang tidak dikenal menggunakan mobil Toyota Avanza warna putih pada Senin sekitar pukul 06.30 Wita saat bermain di sekitar rumahnya, di Perumahan BSB (Budianto Sejahtera Bersama) Blok D No 38 Jl Fatudela 2 Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anton C. Nugroho mengungkapkan, empat tim yang melakukan pengembangan kasus dan memburu pelaku berhasil menangkap dua pelaku terduga penculik Richad.

Seorang pelaku dengan inisial CN ditangkap di wilayah Kota Kupang, sedangkan seorang pelaku lain ditangkap di wilayah Kota Kefamenanu, Timor Tengah Utara (TTU) pada Selasa petang.

Suasana di Polresta Kupang saat Kapolresta menyampaikan keterangan pers olah penculikan bocah Richad Mantolas.
Suasana di Polresta Kupang saat Kapolresta menyampaikan keterangan pers olah penculikan bocah Richad Mantolas. (POS-KUPANG.COM/RYAN NONG)

Proses penanganan kasus penculikan ini, lanjut orang nomor satu di Polres Kupang Kota ini, menjadi prioritas nomor satu.

Tim gabungan yang menangani kasus ini juga, lanjutnya, bekerja dengan mengutamakan penyelamatan korban penculikan.

Korban penculikan, Richad Mantholas, lanjut AKBP Anton, saat ini dalam keadaan sehat dan berada di wilayah Kefamenanu. Sedangkan pelaku yang ditangkap di Kupang, saat ini telah ditahan di Mapolres Kupang Kota.

Terkait motif di balik aksi penculikan putera Kasi Pidsus Kejari TTU ini, pihak kepolisian belum bisa memberi keterangan.

Kapolres menjelaskan sampai saat ini para pelaku juga belum melakukan tuntutan kepada keluarga korban. 

"Motifnya juga masih simpang siur dan saat ini masih kita dalami," ujar AKBP Anton.

Namun, dugaan sementara kasus ini berkaitan dengan pekerjaan ayah korban sebagai Kasi Pidsus Kejari TTU yang beberapa waktu belakangan mendapat ancaman dari orang yang tidak dikenal.

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help