Dugaa Penculikan Anak di Kupang

Ini Alasan Mengapa Kundrat Enggan Mengambil Cuti

Kasie Pidana Khusus Kejari TTU, Kundrat Mantolas enggan mengambil cuti walaupun anaknya, Richad Mantolas (4) hilang

Ini Alasan Mengapa Kundrat Enggan Mengambil Cuti
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Richad Mantolas ( 4) anak Kasie Pidana Khusus Kejari TTU, Kundrat Mantolas yang hilang di Kupang

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Kasie Pidana Khusus Kejari TTU, Kundrat Mantolas enggan mengambil cuti walaupun anaknya, Richad Mantolas (4) hilang, dan hingga saat ini tak tahu dimana keberadaannya.

Ia mengaku menyerahkan sepenuhnya proses pencairan anaknya kepada pihak kepolisian dan enggan mengambil cuti.

Baca: Kren! Anggota KOPI Dirikan Rumah Baca El Aurora di Bajawa

"Tidak kakak, saya tidak cuti. Saya tetap bekerja seperti biasa. Saya percayakan proses pencairan anak saya kepada pihak kepolisian. Saya juga sebarkan informasi terkait hilangnya anak saya melalui media sosial dan pesan berantai lewat Whatsapp. Saya percayakan proses pencairan anak saya kepada pihak berwajib," ungkap Kundrat.

Dia juga meminta bantuan semua pihak dalam proses pencarian sang buah hati. Ia berharap, dengan semakin banyak pihak yang membantu proses pencarian sang anak, bisa segera menemukan titik terang keberadaan sang anak.

"Foto anak saya sudah saya sebarkan melalui sosial media dan group Whatsapp. Saya berharap, dengan menyebarkan berita kehilangan ini, semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu mencari tahu keberadaan anak saya," ujarnya.

Untuk diketahui, saat ini Kejari TTU sedang menangani kasus korupsi dana desa Lanaus, Kecamatan Insana Tengah dan desa Noenasi, Kecamatan Moimafo Tengah.

Untuk kasus dana desa Lanaus diduga merugikan negara senilai Rp 300 juta. Sedangkan untuk kasus dana desa Noenasi diduga merugikan negara senilai Rp 400 juta.

Selain dugaan korupsi dana desa, Kejari TTU saat ini juga tengah melakukan penyelidikan dugaan korupsi pembangunan bronjong pengaman Kali Maubeli yang terletak di kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu sepanjang 386 meter.

Proyek yang dikerjakan pada tahun 2016 lalu saat ini sebagian bronjongnya sudah ambruk. Bronjong yang dikerjakan oleh CV Antariksa ini menelan anggaran 1.955. 576.000. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved