Kolam Pemancingan Noekele, Sarana Rekreasi Yang Tepat Bagi Anda Yang Hobi Memancing

Jarak tempuh dari Kota Kupang menuju lokasi tersebut kurang lebih 36 Km dan dapat ditempuh dalam waktu 45 menit

Kolam Pemancingan Noekele, Sarana Rekreasi Yang Tepat Bagi Anda Yang Hobi Memancing
Istimewa
Ikan yang ditangkap di pemancingan umum Betesda Noekele Kelurahan Tuatuka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana.

POS-KUPANG.COM l KUPANG-- Bagi anda pencinta dunia pancing, terdapat satu tempat pemancingan umum di Kabupaten Kupang yang memiliki sarana lengkap untuk menyalurkan hobi dan tentunya juga memenuhi kebutuhan sumber protein anda.

Tempat itu adalah kolam pemancingan umum Betesda yang dikelola Daud Thao (63) yang berlokasi di Noekele RT 15 RW 8 Kelurahan Tuatuka, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Jarak tempuh dari Kota Kupang menuju lokasi tersebut kurang lebih 36 Km dan dapat ditempuh dalam waktu 45 menit

Saat ditemui di rumahnya, Jumad (25/5/2018) sore, Daud menjelaskan, terdapat 12 kolam pemancingan dengan ukuran yang bervariasi yang mampu menampung satu sampai dua ton ikan hidup. Terdapat beberapa barak dan lopo di pinggir kolam pemancingan untuk memberi kenyamanan pada pengunjung.

Jenis ikan yang tersedia, lanjut Daud, ialah ikan nila, Ikan Mas, Ikan Karper, Ikan Bawal, Ikan Lele dan Ikan Patin. Semua ikan ini di satukan dalam kolam pemancingan yang ada.

"Ikan yang sudah terkena mata kail tidak diperbolehkan untuk dilepas kembali ke kolam karena ikan-ikan yang sudah terkena mata kail akan mati," ungkap Daud

Ia juga menyediakan alat pancing yang dapat disewa pengunjung dan pakan yang dibuatnya sendiri sebagai umpan, tidak hanya itu. Ia juga siap melayani pengunjung yang ingin langsung mengonsumsi ikan yang dipancingnya.

Daud menjelaskan, ikan yang telah didapat pengunjung selanjutnya akan ditimbang setelah pengunjung berhenti memancing, harga yang dipatoknya untuk semua jenis ikan ialah Rp 60 ribu per-Kilogram.

Baca: Plt Kepala SMPN 1 Kupang Minta Pemerintah Sediakan Kamera Pengawas

Baca: VIDEO: Pengguna Jalan Kaget, Pengemudi Pajero Todongkan Pistol ke Pengendara Sepeda Motor

Baca: Gara-Gara Sepeda Motor, Adik Tega Membunuh Kakaknya, Begini Kronologisnya

"Dalam kondisi yang normal setiap minggu omset yang terjual ikan yang terpancing bisa mencapai 50-100 kg, tapi kami harus jujur bahwa terkadang kami kewalahan untuk menjaga stok," katanya.

Ia menambahkan, pengunjung terasa ramai pada hari jumad, sabtu dan minggu. Pengunjung rata-rata datang dari Kota Kupang, terbanyak dari rombongan instansi pemerintah, LSM, kelompok keluarga dan perorangan.

"Bahkan ada beberapa Kapolda yang melakukan kunjungan di sini dan melakukan kegiatan dalam bentuk rekreasi seperti lomba pemancingan untuk institusinya," tambahnya

Ia mengaku, kendala yang dihadapinya adalah harus mendatangkan ikan konsumsi dari sentra pemeliharaan ikan di Kabupaten TTS dengan resiko yang sangat tinggi karena harus dibawa dalam kondisi hidup, sehingga, lanjut Daud, ia berharap petani ikan dapat menghubunnginya agar dirinya mampu memenuhi ikan di tempatnya.

Selain itu, ia juga mengharapkan pemerintah melalui dinas terkait dapat memberi bantuan pendampingan berupa teknis pemeliharaan yang baik dan sarana produksi untuk menunjang usaha petani ikan. Bantuan juga bisa berupa benih ikan bermutu dan pakan yang berkualitas.

"Banyak petani ikan air tawar di wilayah kelurahan Tuatuka yang punya potensi sangat besar yaitu ketersediaan air sepanjang tahun, tapi tidak bisa berkembang karena terlalu tingginya harga benih ikan dan sangat mahalnya pakan ikan dan kurangnya pendampingan secara teknik," ungkapnya. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help