Renungan Ramadan

Ramadan dan Kesadaran Kebangsaan

Setiap muslim yang baik harus bisa memastikan dirinya memiliki ketinggian akhlak (moral) sebagaimana tujuan dari keberislamannya.

Ramadan dan Kesadaran Kebangsaan
Tribunnews.com
Cholil Nafis 

Oleh: KH Dr Cholil Nafis
Ketua Komisi Dakwah MUI

RAMADAN adalah bulan kesadaran. Kesadaran dalam arti yang luas, termasuk kesadaran kebangsaan kita. Namun, momen ini akan sangat tepat jika dihubungkan dengan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai agama sebagai napas kehidupan berbangsa.

Bangsa kita berdiri berdasarkan kesepakatan dari para tokoh. Bukan negara sekuler, bukan pula negara agama.

Namun posisi agama sangat penting dalam kehidupan masyarakat kita. Filosofi bangsa kita Pancasila, dan landasan konstitusional UUD 1945 merupakan hasil kesepakatan yang tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai agama yang telah lama diyakini dan dipraktikkan oleh masyarakat Indonesia.

Dalam konteks inilah, institusi agama (khususnya Islam sebagai agama yang dipeluk oleh mayoritas) harus mendukung dan memasyarakatkan pesan-pesan agama agar tetap menjadi spirit kehidupan setiap warga negara.

Datangnya bulan Ramadan merupakan momen yang tepat untuk mengembalikan supremasi nilai-nilai agama itu di tengah-tengah masyarakat yang belakangan ini mendapatkan banyak tantangan, seperti materialisme, hedonisme, individualisme, permisifme, dan lain-lain.

Mungkin sebagian kita telah lama lupa atau sengaja melupakan akan pesan-pesan agama karena terlalu sibuk urusan duniawi yang bersifat sementara. Dalam QS: Al-Ankabut: 64 disebutkan: "Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui."

Ayat ini memberikan penekanan kampung akhirat lebih utama dari kehidupan dunia. Main point-nya adalah pesan-pesan agama harus menjadi acuan utama dalam menjalani kehidupan duniawi karena akan sangat terkait dengan kehidupan setelah mati. Bukan sebaliknya, urusan akhirat justru digunakan untuk kepentingan duniawi.

Lalu, pesan-pesan agama seperti apa yang perlu kita pedomani dan sampaikan kepada masyarakat?

Yaitu pesan-pesan agama yang mampu menjadikan setiap individu memiliki kesalehan personal dan kemanfaatan sosial bagi lingkungannya dengan penuh kasih sayang, toleransi (tepo selero), penghormatan terhadap hak-hak sesama, persaudaraan, dan lain-lain.

Halaman
12
Editor: Imam Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help