Menantu Hatta Rajasa Meninggal. Hal Tak Wajar di Rumah Duka hingga Perayaan Ultah Usai Pemakaman
Adara Taista meninggal dunia di Rumah Sakit Moriyama Memorial Tokyo pada Sabtu (19/5/2018), pukul 11.38 WIB.
POS-KUPANG.COM - Kepergian menantu Hatta Rajasa, Adara Taista, meninggalkan banyak luka kesedihan bagi keluarga dan sahabatnya.
Wanita yang meninggal di usia 27 tahun itu sebelumnya sudah mengidap kanker kulit.
Penyakit ganas itu sudah Adara Taista rasakan sejak tahun 2017.
Adara Taista meninggal dunia di Rumah Sakit Moriyama Memorial Tokyo pada Sabtu (19/5/2018), pukul 11.38 WIB.
Padahal, saat pagi hari Adara masih menyempatkan diri untuk beribadah.
Dia masih sempat salat subuh berjamaah di kasurnya bersama suami dan keluarganya.
"Semua orang kaget karena paginya masih sehat tapi kesehatannya menurun drastis pada siang hari, seperti sesak nafas dan jam 13.30 rumah sakit menyatakan dia meninggal dunia," ungkap sumber Tribunnews.com, Minggu (19/5/2018).
Setelah satu hari sebelumnya disemayamkan di rumah duka Pondok Indah, Kebayoran Baru, Adara Taista akhirnya dimakamkan.

Adara dimakamkan di Blad II Blok Khusus, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (21/5/2018).
Dalam acara pemakaman itu ada beberapa hal mengharukan yang terjadi.
Begitu jenazah Adara Taista tiba di TPU Tanah Kusir, sang suami, Rasyid Rajasa, dengan sigap turun ke liang lahat.
Dibantu dua pria dan seorang petugas pemakaman, Rasyid perlahan menginjakkan kaki ke tempat pembaringan terakhir istrinya.
Ketika diturunkan, Rasyid memegang mendiang istrinya dengan sangat hati-hati.
Setelah membaringkan istrinya ke liang kubur, Rasyid segera melantunkan adzan.
Ketika mengumandangkan adzan itulah terdengar suara Rasyid bergetar menahan tangis.